KabarMakassar.com — Pemungutan Suara Ulang (PSU) di Kota Palopo dijadwalkan berlangsung besok, Pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palopo nomor urut 04, Naili Trisal dan Akhmad Syarifuddin (Ome), menghadapi momen ini dengan tenang namun tetap siaga.
Juru Bicara Paslon 04, Dr. Haedar menggambarkan saat ini Paslon 04 sangat santai tidak berlebihan, lebih banyak menyatu dengan masyarakat tanpa manuver. Bahkan, katanya, Calon Wakil Walikota Palopo terlihat sering menghabiskan waktu untuk jogging.
“Kandidat kami lebih banyak santai. Nomor 02 lebih sering olahraga, menyapa warga di ruang publik, dan bergaul dengan majelis taklim. Aktivitasnya ringan, tapi substansi tetap dapat, menjaga dan mengamankan TPS,” ungkapnya melalui saluran telpon, Jumat (23/05).
Dr. Haedar menyampaikan, pihaknya fokus pada evaluasi internal dan penguatan di tingkat kelurahan dan kecamatan.
“Kita sekarang ini lebih banyak evaluasi internal. Kelurahan dan kecamatan menjadi fokus utama karena suara yang ada harus dijaga. Instruksi sudah jelas ke seluruh relawan, terutama tim pejuang TPS di tiap wilayah, untuk mengawal dan mengamankan suara,” ujarnya.
Menurut Dr. Haedar, PSU di Palopo memiliki kerawanan tersendiri, terutama dalam hal potensi politik uang. Oleh karena itu, tim 04 telah menyiapkan langkah antisipatif termasuk menghadapi serangan non-material yang dapat mempengaruhi hasil pemungutan suara.
“PSU ini rawan money politics. Makanya kita sudah instruksikan semua langkah pencegahan, termasuk kesiapsiagaan relawan di lapangan,” tegasnya.
Dengan pendekatan yang kalem namun penuh kesiapan, Paslon 04 berharap PSU Palopo berjalan jujur, aman, dan demokratis. Semua elemen tim kini dikerahkan untuk memastikan suara rakyat tetap terjaga hingga hari pencoblosan besok.
Sebelumnya, Calon Wakil Walikota Palopo Akhmad Syarifuddin alias Ome menyambut PSU dengan optimisme tinggi. Meski kemenangan mereka di Pilkada sebelumnya dibatalkan MK, pasangan nomor urut 4 itu percaya diri bisa merebut kembali suara rakyat dengan lebih meyakinkan.
“PSU ini adalah proses demokrasi yang harus kita hormati. Dulu kami menang tipis, kali ini kami yakin bisa menang spektakuler,” ujar Ome.
Ia menegaskan bahwa kampanye timnya dilakukan secara bermartabat, jauh dari praktik politik uang yang dapat mencederai demokrasi.
“Kami ingin menang secara terhormat. Dari awal kami jaga betul agar tidak terlibat politik transaksional. Rakyat Palopo berhak mendapat pemimpin yang bersih dan bertanggung jawab,” lanjutnya.














