KabarMakassar.com — Partai Keadilan Sejahtera (PKS) resmi merilis susunan kepengurusan Dewan Syariah Pusat (DSP) untuk masa bakti 2025–2030. Peluncuran struktur ini dilakukan di Aula DPP PKS, Jakarta Selatan, Sabtu (9/8), dan dipimpin langsung oleh Ketua DSP PKS, Muslih Abdul Karim.
Muslih menegaskan bahwa formasi baru ini diharapkan dapat memperkuat peran Dewan Syariah dalam menjaga disiplin organisasi, memberikan panduan dari perspektif keislaman, serta membina kader dan struktur partai di seluruh Indonesia.
“Semoga susunan baru ini dapat menjalankan amanah dengan penuh integritas, menjaga marwah partai, serta memberikan kontribusi nyata bagi kemaslahatan umat dan bangsa, tak terkecuali Palestina,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Muslih juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden RI Prabowo Subianto atas sikap tegasnya mendukung kemerdekaan Palestina.
“Mengakui kemerdekaan Palestina adalah hal mulia, sebagaimana Indonesia juga dulu diperjuangkan kemerdekaannya,” tambahnya.
Formasi Lengkap Dewan Syariah Pusat PKS 2025–2030
Pengurus inti:
Fauzi Bahresy, SS, M.Sos
Abdullah Khadir, Lc, M.Sos
Dr. Lutfi Firdaus
Dr. Abdul Fikri Faqih, MM
Hanifah Ahzami, MA
Komisi Bina Keluarga Sakinah
Ketua: Dr. Heni Lestari, M.Si
Sekretaris: Akhmad Nizaruddin, B.Ed, MA
Anggota: Dr. Karim Santoso, M.Si; Amri Gunawan; Hj. Latifah Abdussomad; Dewi Yulia, M.Si; Hj. Dina Zurayda, S.Kom, S.Ag; Rahmi Dahnan, Psi, M.Pd; Nia Kurnia; Ir. Luwih Lestari; Aan Anita, M.Pd.
Komisi Bina Struktur dan SDM
Ketua: KH. Iman Santoso, Lc, MEI
Sekretaris: Itang Rusmana, Lc, MH
Anggota: Dr. Ahmad Fikri Faqih, MM; Junihardi Karim, Lc, MA; Dr. Nandar Sunandar, Lc, M.Si; Ulis Tofa, Lc; Dra. Ani Rukmini, M.I.Kom; Dra. Fadhliah Syamsudin.
Komisi Keumatan
Ketua: Zufar Bawazir, Lc, M.Sos
Sekretaris: Drs. Ahmad Rusydi, M
Anggota: Erika S. Dewi, Lc, MA; Irwan Wahyudi, Lc; drg. Aan Mi’dad Arrizza, Sp.KG, M.Ag; Syuaeb Zaenal, Lc, MA; Suwito Prasojo; Sri Endang Handayani; Ismail, S.Pd; Musyafa Mu’in, Lc.
PKS optimistis kepengurusan baru ini akan bekerja solid dan responsif terhadap tantangan zaman, menjaga nilai-nilai syariah, serta memperkuat kontribusi partai di tingkat nasional maupun internasional.













