KabarMakassar.com — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hanura Sulawesi Selatan terus mempercepat penyelesaian struktur kepengurusan di seluruh kabupaten dan kota.
Hingga kini, 18 dari total 24 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) telah terbentuk, sementara enam daerah lainnya ditargetkan tuntas dalam waktu dekat.
Ketua DPD Hanura Sulsel, Andi Mappanyukki Bau Sawa, mengatakan percepatan konsolidasi organisasi dilakukan melalui pengukuhan serentak sejumlah kepengurusan agar proses berjalan lebih efektif.
“Kami dari 24 itu sudah ada 18 kepengurusan yang selesai. Jadi tinggal enam lagi yang belum, mungkin akhir Juni atau awal Juli sudah rampung. Tadinya saya mau roadshow satu-satu, tetapi karena efektivitas waktu makanya kami satukan,” ujarnya, Kamis (18/06).
DPD Hanura Sulsel mengukuhkan kepengurusan DPC Kabupaten Gowa, Enrekang, Luwu, dan Kepulauan Selayar. Masing-masing dipimpin oleh Ultra Latief, Ali Suryaji Kartono, Listan, dan Andi Ako.
Menurut Andi Mappanyukki, enam DPC yang masih dalam proses pembentukan berada di Kabupaten Soppeng, Sidrap, Sinjai, Jeneponto, Toraja Utara, dan Bantaeng. Seluruh calon ketua di daerah tersebut masih menjalani tahap verifikasi.
“Sudah ada beberapa calon, tetapi kami memang mau verifikasi. Karena kami ingin ketua yang betul-betul bermental pejuang. Artinya berani berjuang, menghibahkan waktu, tenaga, dan pikirannya. Berpartai itu tidak cukup hanya mau, tetapi juga harus berkorban,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua DPC Hanura Kabupaten Luwu, Listan, yang mewakili ketua DPC lainnya menyatakan kesiapan seluruh kader untuk memperkuat basis partai hingga ke tingkat desa. Ia juga meminta DPD Sulsel terus memberikan pendampingan agar roda organisasi berjalan optimal.
“Satu hal yang kami mau sampaikan, teman-teman di DPD terutama Bapilu dan bidang keorganisasian jangan henti-hentinya memberikan masukan dan bimbingan agar roda organisasi ini bisa berjalan dengan baik,” katanya.
Listan turut mengusulkan pembentukan tim roadshow dari DPD ke daerah sebagai sarana pembinaan organisasi sekaligus memperkuat komunikasi politik antara pengurus provinsi dan kabupaten/kota.
“Kalau boleh dibentuk tim di DPD untuk melakukan roadshow ke daerah-daerah, membimbing penataan organisasi dan menjadi bagian komunikasi politik yang kuat di daerah sehingga hubungan emosional antara DPD dan DPC semakin solid,” tukasnya.












