KabarMakassar.com — Nama Aliyah Mustika Ilham kerap mencuri perhatian publik di tengah penantian siapa yang akan menggantikan Adi Rasyid Ali sebagai Ketua DPC Partai Demokrat Makassar.
Sosoknya yang akrab di masyarakat, berpadu dengan pengalaman panjang di panggung nasional, membuat banyak pihak menilai Aliyah sebagai calon kuat yang mampu membawa Demokrat Makassar lebih dinamis dan inklusif.
Pengamat komunikasi politik dari UIN Alauddin Makassar, Attock Suharto, mengatakan bahwa Aliyah tak hanya memiliki jejak karier politik yang kuat, tetapi juga keunggulan dalam pendekatan sosial yang membumi.
“Ibu Aliyah punya dua kekuatan yang tidak dimiliki semua politisi perempuan: posisi strategis sebagai Wakil Wali Kota dan pengalaman matang di Senayan selama dua periode. Tapi yang paling penting, dia dekat dengan masyarakat,” ujar Attock, Rabu (04/06).
Menurutnya, partai politik saat ini bukan hanya membutuhkan pemimpin yang loyal pada struktur, tetapi juga sosok yang bisa menyapa rakyat dengan hangat dan dipercaya sebagai wajah partai.
“Pemimpin seperti Aliyah bisa menghadirkan kembali kedekatan partai dengan konstituen. Ia bukan sekadar elite, tapi juga ibu yang tahu denyut kota dan punya jejaring kuat,” tambah Attock.
Di tengah derasnya arus politik, kata dia, kehadiran tokoh perempuan yang punya pengalaman legislatif dan eksekutif menjadi nilai tambah tersendiri. Terlebih, Makassar dikenal sebagai kota yang dinamis secara sosial dan politik.
“Demokrat butuh figur yang mampu mengonsolidasikan kekuatan akar rumput tanpa kehilangan arah strategis. Saya melihat Bu Aliyah punya kapasitas itu,” tegasnya.
Meski kans Aliyah disebut paling besar, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat belum memutuskan siapa yang akan menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPC. Aliyah pun merespons tenang. Ketika ditanya soal perkembangan terbaru, ia hanya menjawab singkat, “Belum.”
Dua kandidat lainnya yang ikut diusulkan adalah Fatma Wahyudin, Ketua Fraksi Demokrat DPRD Sulsel, dan Andi Januar Jaury Dharwis, Ketua Bappilu Demokrat Sulsel. Keduanya juga masih menunggu keputusan resmi dari pusat.
Sementara itu, Adi Rasyid Ali yang selama 15 tahun memimpin Demokrat Makassar telah berpindah ke jabatan baru sebagai Plt Direktur Utama Perumda Parkir Makassar Raya.
Kini, keputusan berada di tangan DPP. Namun di luar lobi politik dan hitung-hitungan kekuasaan, publik menaruh harapan besar pada sosok pemimpin yang bisa menjembatani suara rakyat dengan mesin partai. Dan di mata banyak orang, Aliyah Mustika Ilham adalah salah satu wajah yang paling siap untuk itu.














