KabarMakassar.com — Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Sulawesi Selatan (Sulsel) memperkuat konsolidasi internal sebagai persiapan menghadapi dinamika politik pada tahun-tahun mendatang.
Sekretaris DPW NasDem Sulsel Andi Rachmatika Dewi alias Cicu mengatakan, konsolidasi dilakukan dengan melibatkan seluruh unsur partai di Sulsel, mulai dari jajaran fraksi hingga pimpinan daerah NasDem.
Agenda tersebut dikemas melalui bimbingan teknis (bimtek) sekaligus konsolidasi seluruh fraksi NasDem se-Sulawesi Selatan, pimpinan daerah partai, serta para ketua DPRD yang berasal dari NasDem.
“Bimtek, kemudian konsolidasi seluruh fraksi se-Sulawesi Selatan, kemudian juga para pimpinan daerah NasDem, kemudian ketua-ketua DPRD se-Sulawesi Selatan kembali melaksanakan konsolidasi,” kata Cicu, Kamis (27/08) malam.
Menurutnya, konsolidasi tersebut menjadi bagian dari langkah partai mempersiapkan struktur dan kader menghadapi tantangan politik ke depan.
“Kita membahas bagaimana kesiapan struktur, kesiapan teman-teman dalam menghadapi tahun-tahun ke depan ini, karena tantangannya akan lebih banyak,” ujarnya.
Cicu menyebut dinamika regulasi juga menjadi perhatian partai. Salah satunya pembahasan terkait Undang-Undang Pemilu serta putusan terbaru Mahkamah Konstitusi (MK).
Namun, ia menegaskan putusan MK terbaru tidak menjadi persoalan bagi NasDem, khususnya terkait keterwakilan perempuan.
“Kalau putusan MK yang terbaru sebenarnya NasDem tidak terganggu, karena dari dulu kita sudah 30 persen kuota perempuan sudah terpenuhi,” jelasnya.
Di sisi lain, isu kader yang berpotensi direkrut partai politik lain disebut tidak menjadi agenda pembahasan khusus dalam konsolidasi tersebut.
Cicu menilai pilihan politik merupakan keputusan pribadi setiap kader. Karena itu, NasDem tidak secara khusus mengagendakan persoalan tersebut dalam rapat.
“Kalau persoalan itu sebenarnya kita tidak pernah rapatkan secara khusus, karena sebenarnya pilihan politik itu masing-masing pribadi,” katanya.
Ia menambahkan, kader yang merasa sudah tidak nyaman berada di NasDem memiliki kebebasan menentukan pilihan politiknya.
“Kalau memang sudah tidak nyaman di NasDem, ya maksudnya itu pilihan pribadi mereka,” lanjut Cicu.
Sementara itu, mengenai kemungkinan pembahasan pencalegan dini dalam konsolidasi, Cicu tidak menutup peluang tersebut. Menurutnya, isu itu bisa saja ikut dibicarakan mengingat sejumlah pengurus daerah turut hadir.
“Bisa jadi. Bisa jadi karena ada dari DPD datang,” tukasnya.













