KabarMakassar.com — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Sulawesi Selatan (Sulsel) memastikan akan melakukan penyegaran struktur kepengurusan di sekitar tujuh (7) kabupaten/kota se Sulsel.
Langkah tersebut menjadi salah satu agenda utama dalam Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) yang digelar pada Selasa (04/08) hari ini.
Hal ini menjadi sebagai bagian dari evaluasi organisasi dan penguatan mesin partai di daerah.
Ketua DPD Partai Gerindra Sulsel, Andi Iwan Darmawan Aras (AIA), mengatakan Rakorda merupakan forum konsolidasi yang dilaksanakan sesuai amanat Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Partai Gerindra. Kegiatan tersebut akan diikuti seluruh jajaran pengurus mulai tingkat provinsi, kabupaten/kota hingga kecamatan.
“Insyaallah Rakorda akan dihadiri Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, bersama sejumlah pengurus DPP serta anggota Fraksi Gerindra DPR RI,” kata AIA.
Lebih lanjut katanya, evaluasi kepengurusan dilakukan untuk memastikan organisasi tetap solid dan mampu menjawab tantangan politik maupun pemerintahan di daerah. Karena itu, penyegaran struktur dipandang sebagai langkah memperkuat kapasitas partai menjelang agenda-agenda politik berikutnya.
“Kami akan melakukan penyegaran kepengurusan di beberapa kabupaten dan kota agar Partai Gerindra semakin siap menghadapi tantangan ke depan,” ujarnya.
AIA menegaskan, perubahan kepengurusan bukan berarti mengesampingkan kader lama. Sebaliknya, penyegaran dilakukan untuk menggabungkan pengalaman kader senior dengan semangat kader baru sehingga struktur organisasi menjadi lebih kuat.
“Penyegaran ini bukan untuk menggantikan kader yang sudah ada, tetapi menambah kekuatan baru sehingga pengalaman kader lama dapat berpadu dengan semangat kader baru demi memperkuat Partai Gerindra di Sulawesi Selatan,” jelasnya.
Selain mengevaluasi organisasi, Rakorda juga akan membahas pelaksanaan berbagai Program Strategis Nasional yang dijalankan pemerintah.
Saat ini Gerindra, kata AIA, memiliki tanggung jawab mengawal implementasi program hingga ke daerah mengingat Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, saat ini menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia.
“Rakorda ini tidak hanya membahas strategi organisasi, tetapi juga mengevaluasi, menganalisis, dan mendukung pelaksanaan Program Strategis Nasional agar berjalan optimal,” tegasnya.
Terkait apakah penyegaran kepengurusan juga berkaitan dengan bergabungnya sejumlah kepala daerah ke Partai Gerindra, AIA tidak membantah adanya kemungkinan tersebut. Namun, ia belum bersedia mengungkap identitas maupun daerah yang dimaksud.
“Ada beberapa. Nanti akan kami sampaikan. Insyaallah pada Rakorda akan diumumkan sekitar tujuh kabupaten dan kota yang akan menjalani penyegaran kepengurusan,” tukasnya.
