KabarMakassar.com – Dewan Pimpinan Wilayah Persatuan Guru Madrasah Indonesia (DPW PGMI) Sulawesi Selatan kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas guru madrasah melalui penyelenggaraan Webinar Nasional bertema “Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta dan Pembuatan Perencanaan Pembelajaran Mendalam Berbasis Artificial Intelligence (AI)” yang berlangsung secara daring pada Kamis (31/07).
Webinar ini diikuti oleh ratusan guru madrasah dari berbagai kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan dan luar daerah.
Kegiatan ini bertujuan untuk membekali guru dengan pendekatan kurikulum yang mengedepankan nilai kasih sayang, empati, dan humanisme, sekaligus memperkenalkan pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan dalam menyusun perencanaan pembelajaran yang lebih adaptif dan efisien.
Ketua DPW PGMI Sulsel, Mulyadi Iskandar Idy, mengatakan bahwa tantangan dunia pendidikan saat ini menuntut guru untuk tidak hanya menguasai pedagogi, tetapi juga melek terhadap perkembangan teknologi.
“Kurikulum Berbasis Cinta adalah wujud nyata penguatan karakter dalam pendidikan madrasah. Dan dengan AI, kita bisa menyusun perencanaan pembelajaran yang tidak hanya efektif tapi juga responsif terhadap kebutuhan siswa,” ungkapnya.
“Kami berharap kegiatan ini menjadi langkah awal untuk transformasi pembelajaran madrasah yang lebih bermakna, manusiawi, dan berbasis teknologi,” harapnya.
Kabid Penmad Kemenag Sulsel, Wahyuddin Hakim menegaskan pentingnya peran guru madrasah dalam menghadirkan pendidikan yang membumi dan berkarakter di tengah arus digitalisasi pendidikan.
“Kurikulum Berbasis Cinta menekankan pada pendekatan pengajaran yang penuh empati, kasih sayang, dan membangun kedekatan emosional antara guru dan siswa. Sementara itu, integrasi teknologi AI menjadi solusi cerdas dalam menyusun perencanaan pembelajaran yang efektif dan efisien,” sebutnya.
Webinar menghadirkan tiga narasumber utama yaitu Farid F Saenong Koordinator Staf Khusus Menag RI, Dr. Mardiana Suyuti Pengawas Madrasah dan Fasilitator dan Hasnawati, Mahmuri Guru Inovator dan Fasilitator Pembelajaran Metode Gasing,
Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan praktik langsung pembuatan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Pembelajaran Mendalam berbasis KBC dengan menggunakan platform berbasis AI, sehingga para peserta tidak hanya mendapatkan pemahaman teoritis, tetapi juga keterampilan praktis.














