KabarMakassar.com — Lapangan Karebosi menjadi saksi pengukuhan Forum Dewan Lorong yang dirangkaikan dengan penyaluran cadangan pangan pemerintah tahap kedua tahun 2024.
Kegiatan ini diikuti oleh 1.800 peserta yang terdiri dari ketua forum dewan lorong kelurahan, kecamatan, dan kota yang terpilih. Serta 1.500 penerima manfaat bantuan pangan pemerintah.
Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Danny Pomanto, menyampaikan pembentukan forum dewan lorong ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi dan komunikasi di antara masyarakat lorong.
“Saya kira dewan lorong sudah ada di setiap lorong, namun pengorganisasian di tingkat kota, kecamatan, dan kelurahan belum ada. Dengan forum ini, diharapkan percepatan kebijakan dan inisiatif masyarakat dapat terhubung dengan lebih baik,” ujarnya, Jumat (14/06).
Danny menyebut dewan lorong merupakan gambaran pemerintah dalam mendukung pengembangan lorong.
“Dewan lorong ini yang akan menjadi penggerak di lorong-lorong wisata,” lanjut Danny.
Danny berharap dewan lorong mampu menjadi perpanjangan tangan pemerintah dalam menggerakkan partisipasi masyarakat.
Maka dari itu, ia menekankan pentingnya 3 kriteria untuk mengembang amanah. Kriteria yang dimaksud oleh Danny yaitu, setiap dewan lorong harus mempunyai karisma sebagai seorang pemimpin. Selain itu, lanjut Danny, dewan lorong juga harus mewakili perempuan dan kaum millenial.
“Kelihatannya sederhana, tapi keberadaan dewan Lorong di setiap lorong wisata ini menjadi kunci ketahanan dunia,” ucap Danny.
Forum Dewan Lorong juga diharapkan dapat mengelola keuangan di lorong-lorong, dengan mekanisme bagi hasil yang telah diterapkan di beberapa lorong seperti di Lorong Sydney yang mampu menghasilkan pendapatan setiap tiga bulan.
“Insyaallah, dewan lorong itu kan bisa mengelola uang di lorong, bagi hasil seperti di Lorong Sydney,” tambahnya usai kegiatan.
Dengan pengukuhan ini, diharapkan Forum Dewan Lorong dapat berperan aktif dalam mempercepat pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat lorong di Makassar.
Danny Pomanto menyebut Forum Dewan Lorong di bentuk dalam rangka membangun rekonstruksi sosial untuk membentuk mitigasi sosial. Bagaimana masyarakat mempersiapkan diri di dalam menghadapi begitu banyak persoalan sosial yang tentunya di backup oleh pemerintah kota.
Sehingga di butuhkan organisasi tak hanya secara formal seperti RT/RW, tetapi juga organisasi masyarakat yang di bentuk oleh pemerintah kota yaitu Dewan Lorong.
“Pentingnya acara hari ini yaitu bagaimana seriusnya pemerintah kota mengurus lorong. Kita tidak hanya me-makeup kota ini, tapi lebih dari itu yaitu bagaimana kota ini tumbuh sehat lewat sel kota namanya Lorong Wisata dan di dalamnya namanya Dewan Lorong,” ucap Danny Pomanto.
Karena itu, menurut Danny Pomanto 7 ribu dewan lorong penting menjadi penggerak Lorong Wisata. Yang merupakan sebuah sel kota yang mampu menggerakkan banyak hal.
“Mampu menggerakkan UMKM, mampu menggerakkan city farming, aquapond, mampu menggerakkan ekonomi lorong. Walaupun kecil-kecil ketemu kecil maka seperti bambu menjadi sebuah kekuatan besar,” tuturnya.
Dewan Lorong terdiri dari tiga unsur, yaitu tokoh masyarakat, kaum perempuan. Dan milenial, anak-anak muda yang di persiapkan untuk mengurus Makassar ke depan.
Saat ditanya terkait penggunaan seragam bagi forum dewan lorong, Danny menyebut penggunaan baju kaos sementara ini menjadi pilihan utama.
“Belum ada, saya sampaikan pakai baju kaos saja dahulu,” lanjutnya.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Ketahanan Pangan Makassar (DTP), Alamsyah Sahabuddin menjelaskan proses pemilihan ketua forum dewan lorong dilakukan secara bertahap, dimulai dari tingkat kelurahan di mana para ketua forum dewan lorong kelurahan dipilih melalui musyawarah yang dipimpin oleh masing-masing lurah.
Ketua-ketua yang terpilih kemudian berkumpul di tingkat kecamatan, dipimpin oleh camat untuk memilih ketua forum dewan lorong kecamatan.
“Proses ini berlanjut hingga tingkat kota, dimana 15 ketua forum dewan lorong kecamatan dihadapkan ke Wali Kota Makassar untuk memilih ketua forum dewan lorong tingkat kota. Hasilnya, Faisal Hamdan terpilih untuk memimpin forum dewan lorong tingkat Makassar,” ujarnya saat diwawancarai.
Lebih lanjut, Alamsyah menyebut forum Dewan Lorong yang terdiri dari 7.836 anggota tersebar di 2.612 lorong wisata di Makassar ini diharapkan dapat menjadi wadah silaturahmi dan komunikasi untuk mendukung suksesnya pelaksanaan lorong wisata.
“Semoga ini mempermudah pelaksanaan lorong wisata kedepan,” harapnya.
Unfuk informasi, seain pengukuhan forum dewan lorong makassar, penyaluran bantuan cadangan pangan pemerintah tahap kedua juga dilakukan pada 1.500 penerima manfaat di Kota Makassar.














