KabarMakassar.com – Tim gabungan kembali menemukan satu jenazah yang diduga merupakan korban tenggelamnya KM Nurul Salsa di perairan Pulau Matalaang.
Jenazah tersebut telah dievakuasi ke Makassar dan kini menjalani proses identifikasi menggunakan metode Disaster Victim Identification (DVI) di Biddokkes Polda Sulawesi Selatan.
Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol. Didik Supranoto mengatakan proses identifikasi dilakukan untuk memastikan identitas korban sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.
“Jenazah yang ditemukan telah diserahterimakan dan akan dilakukan identifikasi lebih lanjut. Dari 17 orang yang sebelumnya dinyatakan dalam pencarian, hingga saat ini telah ditemukan tiga orang, sehingga masih terdapat 14 orang yang masih dalam proses pencarian,” ujar Didik dalam konferensi pers di Biddokkes Polda Sulsel, Jumat (24/7).
Selain perkembangan pencarian korban, Didik mengungkapkan penyelidikan penyebab kecelakaan juga terus berjalan. Hingga kini, sebanyak 25 saksi telah dimintai keterangan oleh penyidik.
Sementara itu, Kepala Kantor SAR Makassar Muhammad Arif Anwar menjelaskan operasi pencarian telah memasuki hari ke-10 atau hari terakhir masa perpanjangan operasi SAR.
“Sesuai SOP, operasi SAR dilaksanakan selama tujuh hari, namun berdasarkan hasil evaluasi bersama pemerintah daerah dan keluarga korban serta arahan pimpinan Basarnas dilakukan perpanjangan selama tiga hari. Hari ini merupakan hari terakhir masa perpanjangan tersebut,” katanya.
Arif menyebut hingga saat ini tim SAR telah mengevakuasi 58 korban selamat dan empat korban meninggal dunia. Satu dari korban meninggal tidak menjalani proses DVI karena meninggal saat proses evakuasi berlangsung.
Ia menambahkan, Basarnas akan melakukan evaluasi untuk menentukan langkah lanjutan operasi. Meski operasi pencarian dijadwalkan ditutup sementara pada hari ke-10, proses evakuasi akan kembali dibuka apabila terdapat laporan penemuan korban baru.
“Apabila di kemudian hari terdapat laporan penemuan korban, operasi akan kembali dibuka dengan status operasi evakuasi, bukan lagi operasi pencarian,” tukasnya.
