KabarMakassar.com — Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin alias Appi meninjau fasilitas Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Kelurahan Cambaya, Kecamatan Ujung Tanah, Rabu (19/08).
Peninjauan dilakukan untuk memastikan fasilitas air bersih tersebut tetap berfungsi dan mampu memenuhi kebutuhan warga di tengah ancaman kemarau panjang.
“Saya datang langsung ke lokasi melihat SPAM ini. Tujuannya memastikan ketersediaan air pompa ini berjalan dan manfaat untuk warga di sini,” ujar Appi.
SPAM yang berada di wilayah RW 03 Cambaya tersebut kini telah melayani 109 rumah. Jumlah itu melampaui target awal yang diproyeksikan hanya sekitar 83 rumah.
“Ini mengaliri, target awalnya kurang lebih hanya 83 rumah, tapi akhirnya menjadi 109 rumah yang mereka layani,” kata Appi.
Fasilitas tersebut telah berjalan sekitar empat bulan setelah diserahkan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar untuk dikelola secara mandiri dan swadaya oleh masyarakat.
“Tadi saya datang lihat SPAM ini, sekitar empat bulan berjalan, diberikan oleh PU kepada masyarakat untuk dikelola secara mandiri, secara swadaya,” jelasnya.
Di lokasi terdapat lima sumur bor sebagai sumber air warga. Tiga di antaranya merupakan bantuan dari Dinas PU Kota Makassar.
Munafri mengatakan pengelolaan dan distribusi air dilakukan langsung oleh masyarakat. Warga yang membutuhkan air dapat mengambilnya untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga.
“Didistribusikan, dilakukan secara mandiri oleh masyarakat,” ungkapnya.
Menurut Appi, keberadaan SPAM Cambaya menjadi salah satu langkah pemerintah menghadapi kondisi kemarau yang diperkirakan cukup panjang dan kering.
“Ini adalah salah satu antisipasi kita untuk bagaimana mengantisipasi kemarau panjang,” katanya.
Ia menambahkan, Pemkot Makassar melalui Dinas PU juga merencanakan pembangunan SPAM di 13 titik tambahan. Lokasi tersebut akan diarahkan ke wilayah yang dinilai mengalami keterbatasan akses air bersih.
“Di beberapa wilayah tahun ini, Dinas PU juga sudah merencanakan membuat SPAM seperti ini di 13 titik tambahan lagi yang harus kita maksimalkan di wilayah-wilayah yang sangat terdampak,” tutur Munafri.
Appi meminta jajaran kecamatan memberikan masukan terkait wilayah yang paling membutuhkan fasilitas air bersih agar pembangunan berikutnya tepat sasaran.
“Makanya dari peninjauan ini, kita mau lihat juga di Cambaya dan melihat masukan dari Pak Camat, di mana lagi lokasi yang sangat membutuhkan untuk kita bisa buat,” ujarnya.
Munafri juga memastikan kualitas air dari sumur bor SPAM Cambaya dapat dimanfaatkan masyarakat. Sumber air tersebut berasal dari sumur dengan kedalaman sekitar 180 meter.
“Kualitasnya bagus. Sumur kedalamannya 180 meter,” kata Munafri.
Ia menegaskan penguatan fasilitas air bersih merupakan bagian dari upaya Pemkot Makassar menjaga kebutuhan dasar masyarakat, khususnya warga yang menghadapi keterbatasan air saat musim kemarau.
“Langkah ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota memperkuat ketahanan masyarakat terhadap perubahan kondisi cuaca, terutama di kawasan yang secara rutin mengalami persoalan ketersediaan air saat musim kemarau,” tukasnya.














