KabarMakassar.com — Tim dari salah satu calon Ketua HIPMI Sulawesi Barat, Andi Muhammad Ricki Rachmat Rosali, angkat bicara terkait polemik proses verifikasi awal Musyawarah Daerah (Musda) HIPMI Sulbar.
Perwakilan tim, Zainuddin, membantah isu yang mempertanyakan keabsahan sertifikat Diklatda milik Andi Ricki.
Ia menegaskan bahwa Andi Ricki memiliki surat pernyataan keikutsertaan Diklatda tahun 2023 yang ditandatangani oleh Ketua dan Sekretaris BPD HIPMI Jaya, serta didukung bukti dokumentasi foto kegiatan.
“Terkait isu soal sertifikat Diklatda Andi Ricki, kami punya surat pernyataan resmi dengan foto-foto Diklatda Andi Ricki pada tahun 2023,” ujar Zainuddin, Rabu (02/07).
Tak hanya itu, Zainuddin juga mempertanyakan kejelasan rekam jejak salah satu calon ketua lainnya, Zulfikar.
“Dilantik di mana? Pernah ikut Rakercab, Diklatcab, atau Diklatda di mana?” ungkapnya.
Ia juga menyoroti dugaan ketidaknetralan panitia Steering Committee (SC) dan Organizing Committee (OC) dalam pelaksanaan Musda.
“SC dan OC sangat tidak netral pada tahapan Musda HIPMI Sulbar. karena berusaha memenangkan satu calon, dan itu dapat kami buktikan dari tangkapan layar story salah seorang anggota SC,” tegasnya.
Selain itu, dia akun medsos Instagram BPD Hipmi juga hanya calon Zulfikar yang selalu ditampilkan.
“Koordinator SC dan seluruh jajaranya sudah sangat keterlaluan, melebihi tupoksinya dengan menyertakan rilis media bahwa salah satu calon tidak memenuhi syarat sedangkan berkas masih dalam tahap verifikasi, dan berkas caketum Andi Ricki belum diverifikasi, ini merupakan penggiringan dan pembohongan publik yang sangat tidak beretika dan beradab,” jelas Zainuddin.
Dengan keputusan ini, Seolah SC dan BPD HIPMI Sulbar tidak menghargai tahapan verifikasi yang sedang berlangsung saat ini yg dilakukan oleh bpp hipmi
“Kami sangat berharap BPP Hipmi mengambil tindakan tegas, keras, dan konkret atas ketidaknetralan SC dalam tahapan musda HIPMI Sulbar,” tutupnya.














