KabarMakassar.com — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan tahun ini menyalurkan bantuan tali asih senilai total Rp128,5 juta bagi keluarga pahlawan nasional, veteran, wredatama, dan Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA).
Penyaluran berlangsung lebih cepat dibanding tahun-tahun sebelumnya, setelah Gubernur Andi Sudirman Sulaiman menginstruksikan agar dana langsung ditransfer ke rekening penerima pada hari yang sama dengan penyerahan.
Kepala Dinas Sosial Sulsel, Abdul Malik Faisal, mengungkapkan bahwa pada tahun-tahun sebelumnya, pencairan baru dilakukan sekitar tiga bulan setelah acara seremonial dalam rangka HUT Kemerdekaan. Namun, tahun ini mekanisme dipangkas sehingga dana masuk lebih cepat.
“Dari total 97 penerima, bantuan akan langsung masuk ke rekening hari ini. Tahun ini keluarga pahlawan nasional menerima Rp2,5 juta per orang, veteran dan wredatama masing-masing Rp1 juta, dan LKSA Rp2,5 juta,” ujar Malik usai acara silaturahmi di Aula Asta Cita, Rumah Jabatan Gubernur, Rabu (13/08).
Rinciannya, terdapat 69 penerima yang pencairannya difokuskan hari ini, sedangkan sisanya telah terdata sebelumnya. Proses administrasi pencairan dimulai sepekan lalu, dengan dokumen Surat Perintah Membayar (SPM) rampung tadi malam dan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2) selesai pagi ini.
Selain mempercepat pencairan, Pemprov Sulsel juga berencana menaikkan nominal bantuan pada 2026 dan memperluas jumlah penerima. Veteran operasi Trikora, Dwikora, dan Seroja yang belum terdaftar di LVRI akan diikutsertakan dalam pendataan.
“Jumlah veteran di kategori ini sudah ratusan orang. Namun, karena keterbatasan anggaran, saat ini bantuan hanya bisa diberikan kepada 40 orang tiap tahun dan dilakukan secara bergantian. Tahun depan targetnya semua bisa menerima,” jelas Malik.
Kebijakan ini diharapkan menjadi langkah awal memperluas cakupan penerima manfaat dan meningkatkan apresiasi kepada mereka yang telah berjasa bagi bangsa.













