KabarMakassar.com — Seorang petani bernama Muhammad Rijal (36) menjadi korban pembegalan yang disertai penyerangan menggunakan busur di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel).
Korban mengalami luka akibat terkena anak panah busur dan terjatuh sebelum motornya dibawa kabur pelaku.
Peristiwa itu terjadi di Jalan Metro Tanjung Bunga, Kecamatan Tamalate, pada Kamis (2/7) sekitar pukul 03.00 WITA. Saat itu korban baru saja menjemput temannya di Jalan Latimojong, Makassar dan hendak pulang ke rumahnya di Kabupaten Takalar.
“Korban sementara dalam perjalanan pulang ke Takalar. Setibanya di Jalan Metro Tanjung Bunga, korban didatangi para pelaku dari arah belakang yang menyuruh korban berhenti,” ujar
Kasubnit 2 Jatanras Polrestabes Makassar, Ipda Supriadi Gaffar, kepada wartawan, pada Rabu (8/7)
Korban yang panik memilih mempercepat laju sepeda motornya. Namun para pelaku terus mengejar sambil melepaskan anak panah busur yang akhirnya mengenai paha korban.
“Para pelaku mengejar korban dan melepaskan anak panah busur yang mengenai paha kanan korban,” kata Supriadi.
Supriadi melanjutkan, salah satu pelaku menendang korban hingga terjatuh dari motor dan mengalami luka.
“Setelah itu korban ditendang hingga terjatuh, mengakibatkan luka di bagian jidat kanan dan tangan,” lanjutnya.
Para pelaku langsung membawa kabur sepeda motor milik korban saat terjatuh. Akibat kejadian tersebut, korban ditaksir mengalami kerugian sekitar Rp 30 juta.
“Di situlah pelaku mengambil motor korban saat korban terjatuh. Akibatnya korban menderita kerugian Rp 30 juta,” ungkap Supriadi.
Supriadi menjelaskan pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas para pelaku. Polisi telah mengumpulkan rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian serta memeriksa sejumlah saksi.
“Saat ini kami masih melakukan penyelidikan, termasuk menyusun rekaman CCTV dan telah memeriksa 10 orang saksi untuk mengungkap kasus tersebut,” pungkasnya
