KabarMakassar.com — Dalam rangka Kegiatan Eksplorasi Lingkungan, siswa kelas 4, 5, dan 6 SD Sekolah Alam Bosowa melaksanakan kunjungan edukatif ke Yayasan Kesenian Katangka, Jumat (13/2)
Kegiatan ini mengusung tema pembelajaran tentang instrumen musik, sebagai bagian dari upaya memperkaya wawasan siswa terhadap budaya dan seni tradisional.
Kunjungan ini bertujuan untuk mengenalkan peserta didik pada keragaman budaya, khususnya ragam alat musik tradisional Bugis-Makassar. Selama berada di lokasi, siswa mendapatkan penjelasan langsung mengenai sejarah, jenis, serta nilai budaya yang terkandung dalam setiap instrumen musik.
Dalam kegiatan tersebut, para siswa berkesempatan untuk mencoba memainkan berbagai alat musik tradisional, seperti gandrang/gendang Makassar dan kacaping/kecapi Bugis-Makassar.
Selain itu, mereka juga mengamati berbagai instrumen lainnya yang menjadi bagian dari kekayaan seni daerah.
Tidak hanya praktik, siswa juga dibekali pemahaman mengenai fungsi dan peruntukan alat musik dalam kehidupan masyarakat. Misalnya, kesenian gandrang Makassar yang digunakan dalam ritual adat seperti pernikahan dan sunatan, serta dalam kegiatan non-ritual seperti hiburan pada acara peresmian, wisuda, dan kegiatan sosial lainnya.
Guru seni Sekolah Alam Bosowa, Adi Atma, menyampaikan bahwa kegiatan ini memberikan pengalaman belajar yang sangat bermakna bagi siswa.
Menurutnya, melalui kunjungan ini, anak-anak tidak hanya mengenal alat musik secara teori, tetapi juga merasakan langsung bagaimana memainkannya serta memahami nilai budaya di balik setiap instrumen.
“Harapannya, mereka semakin mencintai dan bangga terhadap warisan budaya daerah” ujar Adi.
Melalui kegiatan ini, siswa diharapkan mampu menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya lokal, meningkatkan apresiasi terhadap seni tradisional, serta mengembangkan karakter kreatif dan rasa ingin tahu terhadap lingkungan sekitar.
Pihak sekolah menilai bahwa kegiatan eksplorasi lingkungan seperti ini menjadi sarana pembelajaran kontekstual yang efektif, karena siswa dapat belajar secara langsung melalui pengalaman nyata.













