kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Sebelum Ditemukan Tewas dalam Koper, Korban Sempat Dihubungi Anaknya

Mayat Perempuan dalam Koper Diduga Tewas Akibat Hantaman Benda Tumpul
Ilustrasi (Dok : Int).

KabarMakassar.com — Penemuan mayat perempuan berinisial R (43) di dalam koper di Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, menyisakan duka dan pertanyaan besar bagi keluarganya. Sebelum ditemukan tewas, korban sempat dihubungi oleh anaknya, Sri Mariana Daeng Caya pada Minggu (11/08) kemarin, namun ponsel korban sudah tidak aktif.

Menurut Sri Mariana, komunikasi terakhir dengan ibunya terjadi dua hari sebelum penemuan mayat.

“Komunikasi terakhir dua hari lalu. Saya kesini belum tahu kabarnya ibu, karena nomor handphonenya tidak aktif,” kata Sri Mariana Daeng Caya, Senin (12/08).

Karena ada rasa kawatir terhadap korban, Mariana pun mendatangi korban ke kabupaten Pangkep untuk mengetahui kondisi ibunya. Setelah tiba, Ia langsung mencari keberadaan ibunya di pasar Pangkajene tempat ibunya berdagang.

Setelah tidak menemukan korban di pasar, Mariana pun menuju kamar kos korban yang berada di Jalan Pelelangan, Kelurahan Jagong, Kecamatan Pangkajene, Kabupaten Pangkep. Tapi, ia tetap tidak menemukan ibunya, namun ia melihat koper berwarna merah di dekat kamar kos korban yang mengeluarkan bau menyengat dan ada bercak dara di sekitarnya.

“Saya pertama lihat, awalnya ada (ceceran) darah. Jadi saya suruh balik itu (koper) ada rambut di resletingnya,” ungkapnya.

Kemudian, Mariana menanyakan kepada pemilik kamar kos tersebut terkait pemilik koper itu, namun pemilik kos tidak mengetahui. Sehingga Mariana melapor ke pihak kepolisian untuk membuka koper tersebut.

Mariana mengatakan bahwa selama ini korban merantau ke kabupaten Pangkep hanya seorang diri untuk berdagang. Dan dirinya pun sering berkomunikasi dengan ibunya, namun dua hari ke belakang korban tidak dapat dihubungi lagi.

“(Ibu) asli Jeneponton, merantau di sini (Pangkep), jualan pakai gerobak. 12 tahun menetap di Pangkep tapi pindah-pindah tempat tinggalnya,” jelasnya.

Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan motif penemuan mayat di dalam koper, sambil menunggu hasil autopsi dari pihak Rumah Sakit Bhayangkara Makassar.

“Saat ini, kita masih menunggu hasil autopsi korban dan masih kita selidiki motif serta pelakunya,” kata Kasi Humas Polres Pangkep, AKP Imran.

error: Content is protected !!