KabarMakassar.com — Pemerintah pusat menggelontorkan anggaran hampir Rp40 miliar untuk mendukung program pertanian di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) pada 2026. Dana tersebut dialokasikan untuk program optimasi lahan, cetak sawah, serta pembangunan infrastruktur irigasi guna meningkatkan produktivitas padi daerah.
Alokasi tersebut menjadi bagian dari strategi nasional dalam memperkuat ketahanan pangan di daerah sentra produksi. Terlebih lagi, Sidrap menjadi salah satu wilayah prioritas dalam pengembangan sektor pertanian.
Program tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi dan Konsolidasi Pelaksanaan Teknis Kegiatan Optimasi Lahan Tahun Anggaran 2026 di Baruga SKPD, Kompleks Kantor Bupati Sidrap, Jumat (3/7).
Rapat dipimpin langsung Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif dan dihadiri sejumlah pemangku kepentingan terkait sektor pertanian.
Kegiatan tersebut juga melibatkan Balai Pengelola Lahan dan Irigasi Pertanian (BPLIP) Kelas I Makassar serta aparat penegak hukum dan TNI. Forum tersebut menjadi ruang koordinasi pelaksanaan program di lapangan.
Kepala BPLIP Kelas I Makassar Rustan Masinai menyampaikan Sidrap memperoleh alokasi optimasi lahan nonrawa seluas sekitar 3.958 hektare pada 2026. Luasan tersebut meningkat dibanding tahun sebelumnya yang hanya sekitar 2.700 hektare.
Peningkatan alokasi ini dinilai sebagai bentuk penguatan intervensi pemerintah pusat terhadap sektor pertanian di Sidrap. Pemerintah menargetkan peningkatan signifikan terhadap hasil produksi padi daerah.
Rustan menjelaskan nilai bantuan program optimasi lahan ditetapkan sebesar Rp4,6 juta per hektare. Dengan skema tersebut, total anggaran yang dialokasikan untuk program ini mencapai sekitar Rp18 miliar hingga Rp19 miliar.
Dana tersebut telah disalurkan langsung kepada kelompok tani melalui mekanisme swakelola. Pemerintah menekankan bahwa pengelolaan dana dilakukan secara langsung oleh petani penerima.
Selain optimasi lahan, pemerintah pusat juga mengalokasikan program cetak sawah seluas sekitar 600 hektare di Kecamatan Pitu Riase. Program tersebut memiliki nilai anggaran sekitar Rp20 miliar dan ditujukan untuk memperluas area tanam baru di Sidrap.
Cetak sawah ini diharapkan dapat menambah kapasitas produksi padi daerah. Program tersebut menjadi salah satu penopang utama peningkatan luas baku sawah.
Di sektor infrastruktur, pemerintah juga mengalokasikan pembangunan irigasi di 38 titik dengan total anggaran sekitar Rp3,8 miliar. Pembangunan ini ditujukan untuk memperkuat sistem pengairan lahan pertanian yang selama ini menjadi salah satu kendala produksi.
Infrastruktur irigasi dinilai krusial untuk menjaga stabilitas hasil panen petani. Pemerintah menargetkan peningkatan efektivitas distribusi air ke lahan pertanian.
Rustan menegaskan seluruh program tersebut harus dilaksanakan sesuai ketentuan tanpa adanya pungutan tambahan. Ia juga meminta agar kelompok tani mengelola anggaran secara transparan dan bertanggung jawab.
Pengawasan ketat dilakukan untuk memastikan tidak terjadi penyimpangan dalam pelaksanaan program. Pemerintah menegaskan prinsip akuntabilitas menjadi prioritas utama.
“Kami ingin semuanya bersih, tidak ada yang bersangkutan dengan hukum. Jadi kelola dengan jujur dan terbuka,” pesannya.
Rustan mengatakan pelaksanaan program tersebut akan mendapat pendampingan dari kejaksaan, kepolisian, dan TNI. Pengawasan dilakukan untuk memastikan seluruh kegiatan berjalan sesuai aturan dan tepat sasaran.
Pemerintah ingin memastikan dana yang digelontorkan benar-benar berdampak pada peningkatan produksi pertanian. Sinergi antarinstansi disebut menjadi kunci keberhasilan program.
Dengan total anggaran hampir Rp40 miliar, pemerintah pusat menargetkan peningkatan signifikan produksi padi di Sidrap pada 2026. Program optimasi lahan, cetak sawah, dan pembangunan irigasi diharapkan mampu memperkuat posisi Sidrap sebagai salah satu lumbung pangan utama di Sulawesi Selatan.
Pemerintah daerah diminta memastikan seluruh program berjalan efektif di lapangan. Sidrap diproyeksikan menjadi daerah percontohan pengelolaan program pertanian berbasis produktivitas dan akuntabilitas.
