KabarMakassar.com — Suasana haru mewarnai kedatangan jemaah haji Kloter 3 Embarkasi Makassar yang membawa rombongan dari Kabupaten Sinjai dan Kota Makassar, Jumat (13/06). Di antara para jemaah yang kembali, terselip kisah duka dari Resnawati Mustafa Tappa, salah satu jemaah asal Sinjai.
Ia seharusnya pulang berdua dengan sang suami, Ambo Bennu Petta Nini (62), namun takdir berkata lain. Ambo Bennu wafat di Makkah saat menjalankan ibadah haji, meninggalkan Resnawati untuk kembali menjadi diri ke tanah air.
Dalam wawancara di Asrama Haji Sudiang, Makassar, sang istri mengenang saat-saat terakhir bersama almarhum.
Resnawati menceritakan bahwa suaminya sangat bersemangat untuk bisa mencium Hajar Aswad, salah satu sunnah dalam ibadah haji yang sangat didambakan oleh para jemaah.
“Almarhum mengerahkan seluruh tenaganya untuk mencium Hajar Aswad. Setelah itu, mulai sering mengeluh sesak napas. Saya bawa ke klinik, dan sempat mendapat pertolongan, tetapi nyawanya tak tertolong,” ungkapnya.
Meski berat, Resnawati mengaku ikhlas dan bersyukur bisa tetap menyelesaikan ibadah haji.
Sebelumnya, Ambo Bennu dinyatakan wafat pada tanggal 17 Mei 2025 di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Makkah akibat acute myocardial infarction atau serangan jantung.
Jenazah almarhum kemudian dimakamkan di Pemakaman Syarae, Makkah, dengan prosesi sesuai standar layanan pemulasaraan jemaah haji Indonesia.
Petugas haji Indonesia telah mendampingi Resnawati sejak suaminya dirawat hingga proses pemakaman dan kepulangannya ke tanah air.














