Indeks
News  

Pra-Revalidasi UNESCO, Geopark Maros-Pangkep Terima Sejumlah Catatan Penting

Pra-Revalidasi UNESCO, Geopark Maros-Pangkep Terima Sejumlah Catatan Penting
Pra-revalidasi status warisan dunia Geopark Maros-Pangkep di Pusat Informasi Geologi Pangkep (Dok: Ist)

KabarMakassar.com — Badan Pengelola Maros-Pangkep UNESCO Global Geopark (MPUGGp) melaksanakan pra-revalidasi status warisan dunia UNESCO selama tiga hari mulai 15 sampai dengan 17 Juli 2026.

Pra-revalidasi tersebut dilakukan sebelum revalidasi pada tanggal 27 sampai dengan 31 Juli 2026 mendatang.

Penyelenggara dari pra-revalidasi ialah Bappenas RI yang menghadirkan Dewan Pengarah Komite Nasional Geopark Indonesia (KNGI), Safri Burhanuddin.

Turut hadir pejabat Kemenkop UKM, Kementerian Bappenas RI, Kementerian ATR/BPR, Balai Pelestarian Kebudayaan, dan Balai Bahasa Sulawesi Selatan.

Tercatat, pada hari pertama, site yang dikunjungi di Maros yaitu geosite Rammang-Rammang, Taman Arkeologi Leang-leang, Biosite Hutan Primer Karaenta, Geosite Taman Wisata Bantimurung, dan Sanctuari Kupu-kupu Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung.

Hari kedua yaitu stasiun Kereta Api Rammang-Rammang, Roti Maros Salenrang mitra UMKM Geopark, PIG, Taman Kehati, Site Bulusipong, Bantimala, Wisma Tonasa, Tugu Geopark dan sentra IKM.

“Terdapat beberapa masukan kepada Badan Pengelola dan pemangku kepentingan secara langsung di site-site yang dikunjungi,” ucap Safri, berdasarkan keterangan yang diterima Kamis (16/7).

Sebagai asesor nasional, ia juga berbagi pengalaman bagaimana model asesmen yang dilakukan untuk revalidasi terhadap geopark.

“Sarannya, untuk spot yang dikunjungi dalam satu site fokus di satu atau dua spot inti saja, mengingat waktu untuk evaluasi biasanya molor karena banyak hal,” terangnya.

Hal lainnya, agar pengalaman yang ditampilkan ialah hal yang paling ikonik dari site dan menguatkan geopark.

GM Geopark, Dedi Irfan Bachri bersama dengan pengurus Badan Pengelola MPUGGp langsung berdiskusi dengan evaluator terhadap hal-hal penting yang disampaikan.

error: Content is protected !!
Exit mobile version