kabarbursa.com
kabarbursa.com

Porsi KUR Sektor Perikanan Sulsel Dinilai Masih Perlu Ditingkatkan

Porsi KUR Sektor Perikanan Sulsel Dinilai Masih Perlu Ditingkatkan
Ilustrasi ikan (Dok: Int)

KabarMakassar.com — Sektor perikanan pada penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) dianggap patut untuk dikembangkan.

Pada 2025 lalu, kontribusi KUR di sektor tersebut dinilai masih cukup rendah, yaitu pada 3 persen atau setara dengan Rp400 miliar hingga Rp500 miliar dari jumlah penyaluran.

Sebagai informasi, penyaluran KUR di Sulsel sepanjang 2025 ialah Rp16,83 triliun dan jumlah penerima manfaat 283.989 debitur.

Sulawesi Selatan, dengan torehan tersebut, berada di posisi keempat nasional. Dengan urutan Jawa Timur, Jawa Tengah dan Jawa Barat.

Menurut data realisasi, penyaluran KUR di Sulsel didominasi sektor pertanian yang tembus hingga Rp8,46 triliun.

Tercatat, sektor perdagangan mencapai Rp5,12 triliun, sektor jasa sebesar Rp1,12 serta sektor lain hingga Rp2,13 triliun.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Sulawesi Selatan, Supendi, mengatakan jika penyaluran KUR sudah menargetkan potensi unggulan di Sulawesi Selatan.

“Dari total Rp16,83 triliun itu, lebih dari separuh dialokasikan ke sektor pertanian, kemudian sektor perdagangan dan jasa,” ucapnya, dikutip Minggu (01/02).

“Hal itu menjadi perhatian bersama, mengingat sektor perikanan mempunyai peran strategis untuk perekonomian Sulsel, utamanya bagi masyarakat pesisir,” tuturnya.

error: Content is protected !!