KabarMakassar.com — Kapolres Jeneponto, AKBP Widi Setiawan bersama jajarannya, melakukan peninjauan lokasi banjir dan tanah longsor di Desa Bontotiro, Kecamatan Rumbia, Sabtu (05/07).
Langkah tersebut dilakukan Kapolres sebagai bentuk responsif terhadap bencana alam yang menimpa warga setempat.
Ia pun langsung memerintahkan Kabag Ops Polres Jeneponto untuk segera mengerahkan personel gabungan, termasuk personel dari Sidokkes, agar bergerak cepat ke lokasi untuk memberikan bantuan serta pertolongan kepada masyarakat terdampak.
Setibanya di lokasi, Kapolres juga langsung mengambil langkah awal dengan memerintahkan personel yang telah tiba, termasuk dari Polsek Kelara, untuk memasang police line di sekitar area terdampak.
Hal ini dilakukan sebagai upaya pengamanan agar warga tidak melintas di daerah berbahaya, mengingat arus air yang masih cukup deras dan kondisi tanah yang labil.
Bersama personel BPBD Kabupaten Jeneponto dan TNI, Kapolres juga turut membantu evakuasi bersama anggota serta memberikan imbauan kepada warga agar tetap waspada dan menjauh dari titik-titik rawan untuk menghindari risiko keselamatan.
Aksi cepat yang ditunjukkan oleh Kapolres Jeneponto dalam menangani situasi darurat ini ternyata langsung mendapatkan apresiasi dari masyarakat setempat. Kehadiran pucuk pimpinan Polres di tengah warga terdampak tidak hanya memberikan rasa aman, namun juga menjadi teladan bagi seluruh personel yang bertugas di lapangan.
Beberapa saat kemudian, para Pejabat Utama (PJU) Polres Jeneponto juga turut hadir di lokasi bencana untuk membantu proses evakuasi dan memberikan arahan kepada masyarakat. Koordinasi lintas sektor pun terus dilakukan untuk memastikan penanganan bencana berjalan dengan cepat, aman, dan tepat sasaran.
Kepedulian serta kehadiran langsung Kapolres Jeneponto di lokasi bencana menunjukkan komitmen Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, khususnya dalam situasi darurat seperti ini.














