KabarMakassar.com — Vihara Lahuta Maitreya di Makassar diresmikan oleh Walikota Makassar, Munafiri Arifuddin, serta tokoh agama, masyarakat, dan pemerintah setempat yang berlangsung di Jalan Wahad Tarru No. 4, Makassar, Sulawesi Selatan pada Sabtu (07/06).
Kepala Kanwil Kemenag Sulsel, Ali Yafid mengatakan bahwa peresmian vihara ini menunjukkan komitmen kuat terhadap toleransi dan kerukunan antarumat beragama di Kota Makassar
Ali Yafid mengajak seluruh elemen masyarakat untuk saling menghargai dan menghormati perbedaan keyakinan.
Pihaknya menyebut semua agama mengajarkan kasih sayang dan rahmat yang luar biasa.
“Saya harap, Vihara Lahuta Maitreya di Makassar ini bisa menjadi simbol Toleransi dan Harmoni Beragama di Sulsel,” sebutnya.
Kegiatan yang juga dihadiri Forum kerukunan Umat Beragama (FKUB), Perwakilan Umat Buddha Indonesia Cabang SulSel (Permabudhi), Ketua Umum Mapanbumi, Maha Sesepuh Citra Wira diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Tembang Dharma Maitreya, menunjukkan semangat kebangsaan dan keagamaan yang harmonis
Vihara Lahuta Maitreya, yang berdiri sejak 12 Juni 1982, telah memasuki usia ke-43 tahun.
Gedung vihara yang telah dipugar ini diresmikan setelah proses pemugaran yang selesai pada 7 Februari 2023.
Walikota Makassar, Munafri Arifuddin menekankan pentingnya toleransi beragama sebagai pondasi kehidupan bermasyarakat yang harmonis.
Ia juga mengapresiasi perbedaan keyakinan sebagai kekayaan bangsa Indonesia.
Peresmian Vihara Lahuta Maitreya bukan hanya sekadar peresmian gedung, tetapi juga menjadi simbol nyata toleransi dan kerukunan antarumat beragama di Makassar.
Kehadiran vihara ini diharapkan dapat semakin memperkuat ikatan persaudaraan dan menciptakan suasana damai bagi seluruh warga Makassar.














