kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Penguatan Ekosistem Keuangan Dorong Daya Saing Kakao Daerah

Penguatan Ekosistem Keuangan Dorong Daya Saing Kakao Daerah
Adanya edukasi keuangan dan survei kebutuhan menjadi langkah strategis dalam membangun ekosistem pembiayaan kepada petani yang terintegrasi dan berkelanjutan (Dok: Int)

KabarMakassar.com — Dalam rangka mendorong Pengembangan Ekonomi Daerah (PED) khususnya komoditas unggulan daerah, dilaksanakan Edukasi Keuangan dan Survei Kebutuhan Pengembangan Komoditas Kakao di Kecamatan Wotu, Kabupaten Luwu Timur.

Kegiatan tersebut di inisiasi oleh Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat bersama Industri Jasa Keuangan (IJK) dan perusahaan offtaker komoditi kakao PT Comextra Majora.

Agenda ini merupakan langkah strategis dalam membangun ekosistem pembiayaan kepada petani yang terintegrasi dan berkelanjutan, guna mendorong peningkatan produktivitas, kualitas, serta daya saing komoditas kakao sebagai salah satu penopang utama perekonomian daerah.

Sebanyak 100 petani kakao binaan mengikuti kegiatan ini yang mencakup edukasi pengelolaan keuangan, pemanfaatan produk dan layanan keuangan formal, serta perluasan akses pembiayaan yang sesuai dengan karakteristik usaha pertanian kakao.

Asisten Direktur Madya Divisi Pengawasan Perilaku PUJK, Edukasi dan Pelindungan Konsumen Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, Mushadi Nurali, menyampaikan, bahwa OJK secara konsisten mendorong perluasan akses keuangan yang berkualitas melalui
pendekatan ekosistem.

Tidak hanya pada aspek pembiayaan, namun juga mencakup penguatan kapasitas usaha, mitigasi risiko, serta kepastian akses pasar, sehingga petani dapat tumbuh secara berkelanjutan dan berdaya saing.

Sebagai bagian dari kegiatan, dilaksanakan survei kebutuhan pembiayaan dan pengembangan usaha kakao untuk memperoleh gambaran komprehensif mengenai kebutuhan riil petani.

Hasil survei ini akan menjadi landasan dalam penyusunan kebijakan dan program pembiayaan yang lebih tepat sasaran, adaptif, dan berkelanjutan.

Peran offtaker seperti PT Comextra Majora menjadi elemen krusial dalam memastikan keberlanjutan rantai nilai kakao, khususnya dalam menjamin serapan hasil produksi serta mendorong peningkatan standar kualitas.

Perwakilan Pimpinan PT Comextra Majora, Alberthinoes Pakenden, mengatakan, jika pihaknya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada OJK atas inisiatif strategis dalam memperkuat keterhubungan antara sektor jasa keuangan dengan sektor riil, khususnya komoditas kakao.

“Kegiatan ini memiliki nilai penting dalam membangun fondasi ekosistem yang terintegrasi, dimana petani tidak hanya memperoleh akses pembiayaan, tetapi juga pendampingan yang komprehensif hingga kepastian pasar,” terangnya.

“Kami meyakini, sinergi ini akan mendorong peningkatan produktivitas, kualitas, serta keberlanjutan usaha petani kakao binaan kami,” tuturnya.

Kolaborasi multipihak ini menegaskan pentingnya pendekatan yang holistik dalam pengembangan sektor pertanian, melalui integrasi antara kebijakan, pembiayaan, pendampingan, dan akses pasar.

Ke depan, model sinergi ini diharapkan dapat direplikasi secara lebih luas sebagai bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan, serta memperkuat kontribusi komoditas kakao dalam struktur perekonomian di Sulawesi Selatan.

error: Content is protected !!