KabarMakassar.com — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan kembali memperluas program Mandiri Benih pada tahun 2025 melalui penyediaan 5 juta kilogram benih padi bersertifikat.
Program ini merupakan kelanjutan dari pelaksanaan pada tahun sebelumnya yang dinilai berhasil meningkatkan produktivitas petani.
Plt Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Sulsel, Bustanul Arifin, mengatakan bahwa Mandiri Benih telah berjalan sejak 2022 dan konsisten menyalurkan bantuan dalam jumlah besar. Ia menyebut program ini terbukti memberikan dampak positif bagi daerah.
“Berkaitan dengan Launching mandiri benih padi pada hari ini. Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan telah melaksanakan program mandiri benih pada tahun 2022 dan 2023 dengan jumlah benih bantuan di setiap tahunnya masing-masing 2.500.000 kg,” katanya.
Pada 2025, Pemprov Sulsel menggandakan alokasi program menjadi dua kali lipat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Bustanul menegaskan bahwa peningkatan masif ini mencerminkan komitmen kuat pemerintah mendukung petani.
“Pada tahun 2025 ini Pemprov Sulsel mengalokasikan program Mandiri benih 2 kali lebih besar, yakni sebanyak 5 juta kg atau senilai Rp75 miliar, dengan luas areal tanam sekitar 200.000 hektar,” jelasnya.
Dia memaparkan bahwa program tersebut melibatkan lebih dari seribu petani penangkar yang tersebar di berbagai wilayah. Seluruh benih diproduksi melalui standar sertifikasi resmi untuk menjamin kualitas dan produktivitas.
“Kegiatan Mandiri benih pada tahun 2025 melibatkan petani penangkar sebanyak 1.027 orang dengan luas penangkaran benih 1.377,5 hektar, yang menghasilkan benih bermutu dan bersertifikat sebanyak 5 juta kg dan akan dibagikan ke 9.896 kelompok tani di seluruh Provinsi Sulawesi Selatan,” ungkap Bustanul.
Dia juga menyampaikan bahwa sebagian benih telah mulai disalurkan ke beberapa kabupaten. Menurutnya, distribusi awal ini penting untuk memastikan petani dapat memulai masa tanam tepat waktu.
“Untuk saat ini telah disalurkan sebanyak 986.475 kg yakni di Kabupaten Bone, Kabupaten Soppeng, dan Kabupaten Sidrap,” pungkasnya.













