KabarMakassar.com — Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Makassar, M. Dakhlan, mengungkapkan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar berhasil menghimpun pendapatan sebesar Rp414.150.000 dari pelaksanaan lelang kendaraan dinas (randis) gelombang pertama.
“Sudah, kita sudah, sekitar Rp414.150.000, itu yang didapat dari hasil kemarin tahap pertama,” ujarnya, Kamis (25/12).
Tahap pertama, BPKAD Kota Makassar melelang sebanyak 39 unit kendaraan, yang terdiri atas 38 unit kendaraan operasional dan satu unit kendaraan dalam kategori scrap atau besi tua. Dari total tersebut, 33 unit kendaraan berhasil terjual, sementara lima unit tidak diminati peserta lelang dan satu unit lainnya batal dilelang karena kondisi aktual kendaraan tidak sesuai dengan foto yang tercantum dalam katalog lelang.
Dakhlan memastikan seluruh kendaraan yang laku telah dilunasi oleh para pemenang lelang sesuai dengan batas waktu yang ditetapkan.
“Seluruh pemenang lelang telah melakukan pelunasan sebelum 22 Desember 2024. Alhamdulillah, prosesnya berjalan lancar tanpa kendala,” jelasnya.
Sementara itu, terhadap kendaraan yang belum terjual, BPKAD akan melakukan evaluasi lanjutan. Apabila kendaraan tersebut telah dua kali dilelang namun tetap tidak ada peminat, maka opsi penjualan langsung akan dipertimbangkan sebagai langkah alternatif.
“Namun jika baru satu kali dilelang dan belum laku, maka akan kami ajukan kembali untuk dilelang ulang pada tahun depan,” terangnya.
Kata Dakhlan, lelang randis tersebut merupakan bagian dari program penataan dan optimalisasi pengelolaan aset daerah yang dilaksanakan secara bertahap. Secara keseluruhan, lelang kendaraan dinas akan digelar dalam dua gelombang, yakni pada tahun 2025 dan 2026.
“Untuk gelombang pertama sudah kami laksanakan tahun ini dan sudah selesai. Selanjutnya, gelombang kedua direncanakan akan digelar pada Januari tahun depan,” Pungkasnya.













