KabarMakassar.com — Pemerintah Kabupaten Luwu menyiapkan langkah bantuan bagi warga terdampak bencana angin kencang yang terjadi di Kelurahan Lamasi, Kecamatan Lamasi, pada Minggu (2/11) malam.
Cuaca ekstrem yang diawali hujan deras disertai angin kencang mengakibatkan satu unit rumah warga roboh dan mengalami kerusakan berat.
Meskipun tidak ada korban jiwa, satu kepala keluarga harus mengungsi sementara di rumah kerabat.
Pemerintah daerah melalui Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) akan memfasilitasi pembangunan Rumah Layak Huni (RLH) bagi keluarga terdampak setelah proses verifikasi data selesai dilakukan.
Wakil Bupati Luwu Muh. Dhevy Bijak Pawindu menyampaikan keprihatinannya atas kejadian tersebut.
Dia menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak akan tinggal diam dan akan memberikan dukungan bagi warga yang kehilangan tempat tinggal.
“Kami turut prihatin atas musibah ini. Pemerintah daerah bersama OPD terkait, yakni Dinas Perkim akan berupaya membantu proses pembangunan Rumah Layak Huni (RLH),” ujar Muh. Dhevy, saat meninjau lokasi bencana pada Rabu (05/11/2025).
Dhevy menjelaskan bahwa penyaluran bantuan tidak bisa dilakukan secara langsung karena harus mengikuti prosedur administrasi.
Dia menambahkan bahwa proses pendataan dan verifikasi kepemilikan lahan menjadi syarat penting sebelum bantuan diberikan.
“Kita berharap masyarakat bersabar. Pemerintah akan membantu, terutama bagi rumah yang berdiri di atas tanah milik sendiri. Insya Allah setelah verifikasi data dinas Perkim akan langsung buat RAB-nya kemudian dilanjutkan pembangunan RLH tersebut,” jelasnya.
Selain bantuan pembangunan rumah, pemerintah juga memberikan bantuan darurat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari warga terdampak.
Langkah ini dilakukan agar keluarga yang rumahnya rusak berat tetap mendapatkan perlindungan sementara.
Pemerintah Kabupaten Luwu memastikan koordinasi lintas dinas terus dilakukan untuk mempercepat proses pemulihan bagi keluarga terdampak bencana di wilayah Lamasi.
“Insya Allah, pemerintah daerah akan terus hadir membantu masyarakat. Semoga rumah warga bisa segera dibangun kembali dan aktivitas dapat normal seperti sedia kala,” tutupnya.














