KabarMakassar.com — DPRD Kota Makassar mengingatkan para camat dan lurah untuk menjaga netralitas dan tidak melakukan intervensi dalam proses pemilihan Ketua RT/RW dan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) yang akan segera berlangsung di seluruh wilayah kota.
Anggota DPRD Makassar, Muchlis Misbah, menegaskan bahwa proses pendaftaran harus dibuka seluas-luasnya tanpa intimidasi maupun pembatasan terhadap warga yang ingin maju sebagai calon.
Muchlis mengatakan bahwa pemilihan RT/RW merupakan instrumen penting dalam memastikan keberlanjutan program Pemerintah Kota Makassar di tingkat paling bawah, sehingga prosesnya harus berjalan transparan dan tidak boleh diarahkan oleh aparat kelurahan.
“Kami berharap camat dan lurah memberikan informasi seluas-luasnya kepada masyarakat untuk segera mendaftarkan diri menjadi ketua RT. Jangan ada cawe-cawe, jangan ada intimidasi bagi warga yang ingin mendaftar,” jelas, Selasa (18/11).
Ia meminta agar pendaftaran dibuka untuk semua warga Makassar yang memenuhi syarat, tidak ada batas atau intervensi dari oknum tertentu.
“Buka selebar-lebarnya agar siapa pun yang terpilih benar-benar tokoh masyarakat yang bisa membantu program Pemkot Makassar,” ujarnya,
Ia menegaskan DPRD tidak menginginkan adanya praktik pembatasan oleh oknum kelurahan. Karena itu, Komisi D DPRD Makassar membuka ruang pengaduan bagi masyarakat yang merasa dihalangi atau ditekan dalam proses pendaftaran.
“Kalau ada pembatasan, DPRD Kota Makassar melalui Komisi D menjadi tempat pengaduan. Masyarakat bisa langsung melapor ke kami,” tambah Politisi Hanura itu.
Terkait beredarnya informasi adanya lurah atau camat yang mencoba mengintervensi, Muchlis menyebut hal tersebut baru sebatas laporan lisan. Pihaknya belum menemukan bukti konkret saat melakukan peninjauan langsung.
“Memang ada informasi seperti itu, tapi fakta di lapangan belum kami temukan. Kami sudah turun, hanya saja kami tidak bisa menjangkau semua titik. Karena itu kami berharap masyarakat yang merasa dihalangi mendaftar bisa melaporkan ke DPRD Makassar agar kami koordinasikan dengan lurah setempat,” pungkasnya.













