KabarMakassar.com — Pendapatan Asli Daerah (PAD) Makassar tahun 2025 hampir menembus angka Rp2 triliun.
Hingga penutupan akhir tahun, realisasi PAD tercatat sebesar Rp1.979 triliun dengan pajak daerah menjadi penyumbang terbesar mencapai sekitar Rp1,74 triliun atau 93 persen dari target.
Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar, Andi Asminullah, menyampaikan capaian tersebut berdasarkan perhitungan sementara uang yang telah masuk ke kas daerah setelah proses penutupan dan rekonsiliasi.
“Angka ini memang masih sementara karena baru closing dan masih dalam tahap rekonsiliasi, tetapi tidak akan meleset jauh dari hasil perhitungan terakhir,” kata Andi Asminullah, saat rilis akhir tahun 2025, Rabu (31/12).
Ia menyebutkan, capaian PAD 2025 ini menjadi yang tertinggi sepanjang sejarah Kota Makassar, sekaligus menunjukkan peningkatan signifikan dibanding tahun-tahun sebelumnya.
“Alhamdulillah, ini adalah capaian tertinggi yang pernah diraih Kota Makassar,” ujarnya.
Andi menegaskan, keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja kolektif Bapenda bersama seluruh SKPD pemungut pajak, serta dukungan masyarakat yang patuh membayar pajak daerah.
“Kami berterima kasih kepada masyarakat Kota Makassar yang terus memberikan kepercayaan, serta peran media yang membantu menyampaikan informasi penting terkait pajak,” jelasnya.
Dengan capaian hampir Rp2 triliun di 2025, Pemerintah Kota Makassar menargetkan PAD tahun 2026 meningkat signifikan hingga lebih dari Rp2,3 triliun.
“Target tahun depan naik cukup tinggi. Minimal realisasinya harus lebih baik dari tahun ini. Kalau tahun ini di kisaran 90 persen, tahun depan kami optimistis bisa mencapai 100 persen,” pungkas Andi Asminullah.














