KabarMakassar.com — Perumda Parkir Makassar memantapkan langkah reformasi tata kelola parkir dengan menyusun program kerja strategis yang digelar dalam rapat koordinasi pada Rabu (30/04). Rapat ini menjadi momentum awal untuk menata ulang sistem perparkiran kota yang lebih modern dan berorientasi pada pelayanan publik.
Dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama Adi Rasyid Ali, rapat berlangsung di ruang kerja direksi dan dihadiri oleh Plt Direktur Keuangan Syafri Hafid beserta jajaran pejabat struktural.
Agenda utama pertemuan adalah merancang peta jalan pengelolaan parkir jangka pendek, menengah, dan panjang.
Dalam paparannya, Adi menekankan pentingnya inovasi dalam pengelolaan parkir, khususnya pada penerapan sistem digital dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Sejumlah program prioritas pun dibahas, termasuk implementasi pembayaran parkir dengan QRIS, perluasan titik parkir baru, pelatihan dan sertifikasi jukir, serta sistem penghargaan dan sanksi bagi karyawan.
“Kami ingin sistem parkir yang lebih transparan dan profesional. Program ini juga bagian dari dukungan terhadap Ranperda Pengelolaan Parkir yang sedang dibahas DPRD Makassar,” ungkap Adi.
Ranperda tersebut, yang merupakan inisiatif Komisi B DPRD Makassar, diharapkan dapat memperkuat regulasi sektor perparkiran dan meningkatkan kontribusinya terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Adi berharap seluruh elemen di Perumda Parkir mampu berkolaborasi solid agar target pembenahan manajemen parkir bisa tercapai secara optimal. Ia menegaskan bahwa reformasi ini tidak hanya menyentuh aspek teknis, tetapi juga menyasar pelayanan publik sebagai prioritas utama.
Melalui koordinasi ini, Perumda Parkir Makassar menunjukkan keseriusannya menjawab tantangan zaman dan memperkuat posisinya sebagai perusahaan daerah yang adaptif, modern, serta mendukung visi Kota Makassar yang lebih tertib dan kompetitif.














