KabarMakassar.com — Tiga kebakaran terjadi di sejumlah wilayah Kota Makassar pada Kamis (3/9) malam.
Peristiwa tersebut terjadi di Kecamatan Rappocini, Biringkanaya, dan Manggala dengan dampak berbeda.
Berdasarkan laporan awal Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar, kebakaran pertama terjadi di Jalan Bonto Lanra Lorong 1, Kelurahan Banta-Bantaeng, Kecamatan Rappocini sekitar pukul 20.45 WITA.
Kebakaran menghanguskan tiga unit rumah, masing-masing satu rumah permanen dan dua rumah semi permanen. Satu rumah mengalami rusak berat, satu rusak sedang, dan satu lainnya rusak ringan.
Sebanyak sembilan kepala keluarga dengan total 28 jiwa terdampak. Tidak ada laporan korban luka maupun meninggal dunia.
Kepala BPBD Kota Makassar M Fadli menyebut api diduga berasal dari lilin yang dinyalakan penghuni saat terjadi pemadaman listrik. Namun, penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil olah tempat kejadian perkara oleh kepolisian.
“Menurut keterangan salah satu penghuni kamar, api bermula dari salah satu penghuni yang menyalakan lilin saat mati lampu,” demikian keterangan Fadli.
Kebakaran berikutnya terjadi di Jalan Suka Daeng Lurah 1, Kelurahan Bulurokeng, Kecamatan Biringkanaya sekitar pukul 21.08 WITA.
Satu rumah panggung terbakar dan mengalami rusak berat. Satu keluarga yang terdiri dari tiga jiwa terdampak, yakni dua orang dewasa dan satu balita. Tidak terdapat korban luka maupun meninggal dunia.
Fadli menyebut kebakaran diduga terjadi setelah listrik padam dan lilin yang menyala ditinggalkan penghuni rumah.
“Setelah mati lampu, tiba-tiba api sudah membesar dari dalam rumah, diduga lilin menyala saat mati lampu terus rumah ditinggalkan,” ujarnya berdasarkan laporan awal Regu 1 Pos Unit Tamalanrea.
Petugas mengerahkan lima armada pemadam kebakaran untuk menangani kejadian tersebut. Evakuasi dan pemadaman kemudian dilakukan bersama BPBD, Damkarmat, kepolisian serta unsur pemerintah setempat.
Sementara itu, kebakaran ketiga terjadi di Jalan Toddopuli 7, Kelurahan Borong, Kecamatan Manggala sekitar pukul 21.50 WITA.
Kali ini, api membakar bagian ruangan sebuah kafe. BPBD menduga kebakaran dipicu korsleting pada colokan listrik yang berada di bawah sofa.
“Api tiba-tiba muncul dari sofa dan membakar sofa akibat arus pendek dari stopkontak,” terang Fadli sesuai laporan Regu 1 Pos Unit Manggala.
Tidak ada korban jiwa maupun warga yang terdampak dalam kejadian tersebut. Namun, satu ruangan mengalami kerusakan sedang.
Sebanyak dua armada pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi. Api berhasil dipadamkan dan tidak ada posko pengungsian yang didirikan.
BPBD Makassar bersama Damkarmat, kepolisian, PLN, Dinas Perhubungan dan pemerintah setempat melakukan penanganan di tiga lokasi kebakaran tersebut.
Untuk warga terdampak kebakaran di Rappocini dan Biringkanaya, BPBD menyiapkan sejumlah kebutuhan darurat, antara lain family kit, first aid kit, baby kit, terpal, pakaian, selimut dan sarung.
BPBD juga melakukan pendataan serta kaji cepat terhadap dampak kebakaran dan terus memantau kondisi di lokasi.













