KabarMakassar.com — Mantan Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI Prof Muhammad berharap Bawaslu sebagai pengawas pemilu bisa semakin meningkatkan profesionalisme dan lebih berintegritas.
Karena itu, mahkota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) itu ada pada penangan pelanggaran Pemilu.
"Ya kita harapkan karena Bawaslu bisa memberikan pengawasan sesuai amanahundang-undang," ujar Prof Muhammad di Makassar, Senin (20/3).
Dirinya menyebutkan, pencegahan terjadinya pelanggaran pada Pemilu 2024 mendatang itu bisa dilakukan oleh semua kalangan terutama masyarakat.
"Nah jika Kalau itu bisa dilakukan oleh masyarakat sipil, teman-teman media atau kampus. Tapi kalau penanganan itu bisa dilakukan oleh Bawaslu," ujarnya.
Sehingga, kata dia, dengan konsolidasi penanganan pelanggaran Pemilu ini bagian dari mengingatkan kepada jajaran Bawaslu Kabupaten/kota khususnya divisi penanganan pelanggaran.
"Menyegarkan kembali tupoksi supaya bisa profesional dan berintegritas," ucapnya.
Disinggung jika komisioner Bawaslu Kabupaten/kota akan berakhir sebelum pelaksanaan Pemilu sehingga bisa diperkirakan ada diantara mereka tidak ingin focus lagi dalam penangan pelanggaran.
Prof Muhammad menyatakan dirinya sudah menyampaikan hal tersebut, jika masih memiliki komitmen menjadi pengawas Pemilu ini bagian bekal awal bagi mereka.
"Kalau tidak lagi mereka bisa sampaikan kepada calon penggantinya supaya materi ini (penanganan pelanggaran Pemilu) bisa berkesinambungan," bebernya.













