kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Kritik Pedas Aktivis Jeneponto, Birtaria Kassi dari Surga Wisata Jadi Tempat Sampah

Kritik Pedas Aktivis Jeneponto, Birtaria Kassi dari Surga Wisata Jadi Tempat Sampah
Ikbal Saputra

KabarMakassar.com — Destinasi wisata unggulan Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, Birtaria Kassi yang memadukan keindahan pantai pasir putih dengan permandian air tawar alami, kini berada dalam kondisi tragis.

Tampak, tumpukan sampah plastik membanjiri bibir pantai, fasilitas rusak berantakan, dan air permandian yang dulu jernih kini keruh serta kotor.

Kondisi ini kemudian memicu kritik pedas dari seorang aktivis pemuda setempat, Ikbal Saputra.

Dalam kunjungan langsung pada Selasa (30/12), Ikbal Saputra yang dikenal vokal dalam isu lingkungan dan pariwisata daerah, tak bisa menyembunyikan kekecewaannya.

Ia menyoroti kerusakan parah pada kamar bilas yang tak terawat, minimnya tempat sampah, hingga pantai yang seharusnya indah kini tertutup limbah plastik dan sampah rumah tangga.

“Sangat menyedihkan melihat aset wisata potensial seperti Birtaria Kassi ini dibiarkan kumuh seperti tempat terlantar. Air permandian yang unik – air tawar di tepi laut, kini keruh dan penuh kotoran, sementara pantai kita jadi ‘lumbung sampah’. Ini bukti nyata lemahnya pengelolaan dan kurangnya perhatian dari pihak berwenang,” tegas Ikbal, Rabu (30/12).

Menurut Ikbal, ironi ini kian terasa lantaran pariwisata sering digembar-gemborkan sebagai penggerak ekonomi Jeneponto. Padahal, tanpa perawatan rutin dan sistem pengelolaan sampah yang baik, daya tarik Birtaria Kassi terus merosot.

Akibatnya, pelaku UMKM lokal dan masyarakat sekitar yang mengandalkan kunjungan wisatawan pun ikut terdampak.

“Wisatawan bayar retribusi masuk, tapi apa yang mereka dapat? Hanya kebersihan minim dan fasilitas rusak! Kami pemuda menuntut aksi nyata: audit dana pariwisata, revitalisasi fasilitas, dan edukasi ketat bagi pengunjung agar tidak buang sampah sembarangan,” tegasnya.

Lantas, Ikbal mendesak Dinas Pariwisata dan Dinas Lingkungan Hidup Jeneponto untuk segera bertindak sebelum memasuki tahun 2026.

“Jangan tunggu wisatawan kabur total baru bergerak. Identitas daerah kita tercermin dari bagaimana kita jaga alam dan fasilitas publik. Birtaria Kassi bisa jadi kebanggaan lagi, tapi butuh komitmen serius sekarang juga,” imbuh Ikbal.

Kondisi ini kian menyita perhatian, mengingat kawasan Birtaria Kassi pernah menjadi primadona wisata dengan kombinasi unik pantai pasir putih dan permandian alami di Sulsel pada era 90-an hingga 2000-an.

Loading