kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Korwil SPPG Makassar Bantah Isu Pagu Anggaran Rp6.500, Penutupan Dapur Karena Tak Penuhi SOP

Korwil SPPG Makassar Bantah Isu Pagu Anggaran Rp6.500, Penutupan Dapur Karena Tak Penuhi SOP
Siswa Saat Menerima MBG (Dok: Sinta KabarMakassar).

KabarMakassar.com — Koordinator Wilayah (Korwil) Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kota Makassar, Abdillah Sattari, menegaskan informasi terkait adanya pagu anggaran Rp6.500 per porsi makan bergizi gratis di SPPG Panakkukang tidak benar.

“Tidak pernah ada pagu anggaran Rp6.500 sebagaimana disebutkan. SPPG Panakkukang 02 dapat mempertanggungjawabkan makanan yang setiap hari diberikan kepada anak-anak, dengan menu lengkap dan bergizi, tanpa pembatasan pagu apapun,” ujar Abdillah, Senin (29/9).

Ia juga membantah isu bahwa pengurangan harga per porsi menjadi penyebab dihentikannya dapur Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Panakkukang. Menurutnya, penghentian tersebut murni karena dapur mitra tidak memenuhi prosedur operasional standar (SOP).

“Mulai dari sanitasi hingga pengolahan limbah di dapur dinilai tidak memadai. Teguran sudah diberikan oleh Direktur Pemantauan dan Pengawasan Badan Gizi Nasional (BGN), bahkan dilakukan mediasi, tetapi tetap tidak diindahkan. Akibatnya, dapur tersebut ditutup sementara,” jelasnya.

Penutupan ini, kata Abdillah, berdampak pada relawan yang tidak dapat bekerja serta anak-anak penerima manfaat yang sementara waktu tidak mendapatkan MBG.

Sementara, Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Achi Solemenan. Ia menegaskan isu pengurangan harga bukanlah penyebab dapur MBG Panakkukang berhenti beroperasi. Dapur MBG tersebut tak memenuhi prosedur operasional (SOP).

Sanitasi hingga pengelolaan limbah SPPG Panakkukang 02 dinilai tidak penuhi standar kelayakan.

“Protap harus sesuai yang ada sekarang, untuk izin operasional dan lain-lain. Misalkan dari segi sanitasi tidak terpenuhi, makanya mereka tutup,” ucap Achi ditemui di Balaikota Makassar Jl Jenderal Ahmad Yani, Senin (29/9).

“Jadi bukan karena persoalan harga makanan. Lebih kepada proses sanitasi dapurnya, sama pengolahan limbahnya didalam,” sambungnya.

Kata Achi, dapur MBG tersebut akan kembali beroperasi jika sudah memenuhi SOP.

error: Content is protected !!