KabarMakassar.com — Seorang jemaah haji, Muliani Hasan Laupe asal Kecamatan Pitu Riawa Kabupaten Sidrap Sulawesi Selatan (Sulsel) meninggal dunia sesaat setelah tiba di lokasi penjemputan jemaah haji pada Senin (16/06) malam.
Muliani Hasan Laupe sebelumnya tergabung dalam kloter 7 Embarkasi Makassar yang tiba di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar pada Senin (16/06) siang.
Muliani kemudian tiba di lokasi penjemputan jemaah haji tepatnya di Rumah Jabatan Bupati Sidrap dan merasa tidak enak badan.
Sesaat turun dari bus, almarhumah tiba-tiba jatuh pingsan dan kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Nene Mallomo, tak lama kemudian sekitar pukul 21:00 WITA, almarhumah dinyatakan meninggal dunia.
Dokter Pendamping Haji Kabupaten Sidrap, Risnanda Tamrin mengatakan bahwa almarhumah diketahui memiliki riwayat penyakit jantung.
Ia menjelaskan bahwa selama rangkaian ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina, pihak medis telah mengimbau para jamaah dengan riwayat penyakit kronis untuk beristirahat dan tidak memaksakan diri.
“Almarhumah tetap ingin mengikuti pelemparan jumrah meski sudah disarankan agar diwakili oleh petugas,” ungkapnya dalam keterangan pada Selasa (17/06)
Selain itu almarhumah juga diketahui mulai merasa tidak nyaman saat pesawat hendak mendarat di tanah air.
Setibanya di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, kondisi almarhumah sempat membaik. Namun, menurut perkiraan staf medis, kondisi kesehatannya kembali menurun setibanya di Kabupaten Sidrap.
Diketahui, almarhumah bersama 263 jemaah haji asal Kabupaten Sidrap tergabung dalam kloter 7 Embarkasi Makassar dengan 112 jemaah asal Kepulauan Selayar dan 9 jemaah haji Kota Makassar














