KabarMakassar.com — Menjelang bulan puasa ramadhan, capaian vaksinasi booster (penguat) di wilayah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) masih sangat rendah.
Plt Kepala Dinas Kesehatan Sulsel, Arman Bausat menyebut capaian vaksinasi booster saat ini masih sangat rendah yakni 3.72 persen.
Pihaknya menjelaskan dari jumlah capaian 3.72 persen berarti sekitar 260.012 orang telah melakukan vaksin booster dari jumlah target sasaran yakni 7.054.141 sasaran.
"Vaksin booster di Sulsel masih sangat rendah 3.72 persen, kalau ditotal semua ada 260.012 yang sudah divaksin dari total target sasaran 7.054.141," ungkapnya, Sabtu (26/3).
Selain itu, aturan mudik yang diberlakukan pemerintah pusat juga bakal diterapkan di Sulsel sehingga pihaknya menyebut bakal menyiapkan stok vaksin booster di posko-posko mudik nantinya.
Kebijakan itu bakal diterapkan menjelang waktu mudik lebaran sekitar dua minggu sebelumnya.
Pihaknya juga menyebut stok vaksin booster di Sulsel sangat melimpah sehingga sangat mudah didapatkan di gerai-gerai vaksinasi.
"Kita bakal menyiapkan tentunya vaksin booster di posko mudik karena sekarang kan orang mau mudik harus vaksin booster, seminggu dua minggu sebelumnya kita bakal terapkan," pungkasnya.
Untuk diketahui, sebelumnya Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan pelonggaran terkait pandemi Covid-19 menjelang Ramadhan dan Idul Fitri 2022 beberapa waktu yang lalu.
Ramadhan tahun ini masyarakat diperbolehkan untuk melakukan shalat tarawih secara berjamaah dan mudik lebaran, dengan syarat menggunakan protokol kesehatan dan sudah melakukan vaksinasi Covid-19 dosis 1 dan 2 ditambah vaksin booster.
Sementara bagi pemudik yang belum mendapatkan vaksin booster, pemerintah masih membolehkan untuk mudik. Namun dengan beberapa persyaratan yakni, untuk pemudik yang sudah vaksin dosis pertama, wajib menunjukkan hasil negatif Covid-19 melalui tes PCR. Sedangkan bagi pemudik yang sudah divaksin dua kali harus menunjukkan hasil negatif Covid-19 melalui tes antigen.














