KabarMakassar.com – Ketidakpastian jadwal pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Sulawesi Selatan (Sulsel) belum menghentikan kerja panitia.
Di tengah belum adanya keputusan resmi dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP), jajaran penyelenggara mengklaim persiapan tetap berjalan penuh sembari menunggu kepastian agenda.
Ketua Panitia Musda XI Golkar Sulsel, Lukman B Kady, menegaskan molornya jadwal tidak mengganggu ritme kerja panitia. Menurutnya, waktu tambahan justru dimanfaatkan untuk menyempurnakan seluruh kebutuhan teknis pelaksanaan.
“Penundaan ini tidak membuat panitia berhenti bekerja. Justru ini menjadi ruang untuk memaksimalkan seluruh persiapan, termasuk agenda teknis penyambutan Ketua Umum,” kata Lukman dalam keterangannya, Sabtu (09/05).
Ia menyebut koordinasi internal panitia terus dilakukan secara rutin agar saat jadwal resmi diumumkan, seluruh kebutuhan pelaksanaan sudah siap.
Sementara itu, Ketua Harian DPD I Golkar Sulsel, Kadir Halid, meminta seluruh kader tidak terpancing spekulasi terkait belum ditetapkannya waktu Musda. Ia menekankan pentingnya menjaga kekompakan partai di tengah proses komunikasi yang masih berlangsung dengan DPP.
“Saya minta seluruh kader Golkar di Sulawesi Selatan tetap tenang dan menjaga soliditas partai,” ujar Kadir.
Menurutnya, penentuan jadwal Musda sepenuhnya merupakan kewenangan DPP Partai Golkar. Saat ini, Pelaksana Tugas Ketua DPD I Golkar Sulsel, Muhiddin, disebut terus melakukan komunikasi intensif dengan pengurus pusat untuk memastikan pelaksanaan agenda tersebut.
“Jadwalnya kita menunggu keputusan DPP. Pak Muhiddin terus berkoordinasi agar Musda ini berjalan dengan baik. Kami percaya beliau akan mengambil langkah terbaik untuk Golkar Sulsel,” tegasnya.
Kadir juga meminta seluruh kader memberi ruang dan kepercayaan kepada pimpinan partai dalam menentukan langkah strategis, seraya menegaskan bahwa stabilitas internal harus tetap dijaga menjelang Musda.














