KabarMakassar.com — Ketua TP PKK Kota Makassar, Indira Yusuf Ismail, membagikan kisah inspiratifnya selama delapan tahun mendampingi suaminya, Moh Ramdhan Pomanto sebagai Wali Kota Makassar.
Dalam sebuah wawancara di Podcast, Indira menceritakan peranannya yang luas dalam berbagai organisasi perempuan serta tanggung jawabnya sebagai ibu, nenek, dan wanita karir.
Indira mengungkapkan bahwa menjadi istri seorang wali kota secara otomatis membawa tanggung jawab pada berbagai organisasi perempuan, seperti Ketua TP PKK Kota Makassar, Ketua Dekranasda Kota Makassar, dan Bunda PAUD Kota Makassar. Namun, di samping itu, dia juga harus menjalankan perannya sebagai ibu dan nenek dengan proporsional.
“Disamping jadi Ibu PKK dimana kita harus tetap mensupport. Support saya adalah memberi semangat, anak-anak juga terbiasa dengan kesibukan bapaknya jadi mengerti. Saya selalu pesan kepada anak-anak, tugas kita adalah mendukung dan mendoakan. Sekarang bapak (Wali Kota) penghiburnya adalah cucunya,” cerita Indira
Salah satu peran terpentingnya adalah memberikan dukungan positif kepada suaminya dalam menjalankan tugasnya sebagai Wali Kota. Indira menjelaskan bahwa meskipun sibuk dengan berbagai tanggung jawabnya, dia selalu memberikan semangat kepada suaminya dan menjaga agar anak-anaknya tetap memahami kesibukan ayahnya.
Selama menjabat sebagai Ketua TP PKK Kota Makassar, Indira juga aktif turun ke lapangan untuk memberikan pembinaan dan edukasi kepada masyarakat, terutama terkait dengan kesehatan, pendidikan, ekonomi, dan fenomena sosial. Dia menekankan pentingnya optimalisasi pendidikan dan pemberdayaan perempuan sebagai prioritasnya sejak awal kepemimpinan Danny Pomanto.
Sejak periode pertama Danny Pomanto, Indira telah menjatuhkan prioritas perhatiannya kepada dua hal yang konsisten didorong dan dikawalnya hingga saat ini, yaitu masalah pendidikan dan pemberdayaan perempuan.
“Dari periode pertama saya mengusulkan selaku Bunda PAUD, bahwa kita mulai dari dunia pendidikan, dari pendidikan dasar. Memperbaiki pendidikan dasar itu bagi saya penting itu dalam hal sarana dan fasilitas, untuk mendidik anak-anak kita dari usia dini,” pungkasnya
Indira juga memperhatikan program Jagai Anak’ta yang digagas oleh Pemerintah Kota Makassar untuk memberikan perlindungan dan pemberdayaan kepada perempuan dan anak-anak. Dia menyatakan bahwa sosialisasi program tersebut perlu ditingkatkan agar seluruh warga dapat mengetahui dan merasakan manfaatnya.
Dengan kesabaran, kesungguhan, dan harapannya terhadap partisipasi aktif masyarakat, Indira berkomitmen untuk terus mendukung pembangunan Kota Makassar agar menjadi lebih baik. Dia percaya bahwa dengan kerjasama yang baik antara pemerintah dan masyarakat, Kota Makassar akan semakin maju dan sejahtera.
