kabarbursa.com
kabarbursa.com

IHSG Melemah di Awal Perdagangan, Pasar Cermati Transisi Kepemimpinan BI

IHSG Melemah di Awal Perdagangan, Pasar Cermati Transisi Kepemimpinan BI
Ilustrasi saham (Dok : KabarMakassar).

KabarMakassar.com — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah pada perdagangan hari ini, Senin (27/7).

Tercatat, sampai dengan pukul 10.05 WITA, indeks kehilangan sebanyak 33,61 poin atau setara dengan 0,54 persen ke posisi 6.162 imbas sentimen keputusan pengunduran diri Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo.

Menurut data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), volume perdagangan tembus 2,16 miliar saham dengan nilai transaksi Rp1,22 triliun.

Sementara itu, frekuensi yang terjadi ada sebanyak 152.412 kali, dimana saham yang menguat ada 157, saham yang melemah ada 354 dan saham yang berada dalam posisi stagnan ada 186.

Berdasarkan Head of Research RHB Sekuritas, Andrey Wijaya, menyampaikan jika pasar tengah berfokus pada transisi kepemimpinan BI.

BI pun segera menunjuk Deputi Gubernur Senior Destry Damayanti sebagai Pelaksana Tugas Gubernur BI.

Hal tersebut untuk memastikan kesinambungan pelaksanaan kebijakaan moneter juga menjaga stabilitas sistem keuangan selama proses penunjukan gubernur definitif.

Disampaikan bahwa Destry Damayanti merupakan ekonom serta pembuat kebijakan yang berpengalaman dengan latar belakang kuat di bidang makro ekonomi, pasar keuangan serta kebijakan moneter.

Berikut disertakan rekomendasi saham yang dirangkum oleh sejumlah broker pada hari Senin (27/7), yaitu:

Phillip Sekuritas

-MMIX dan EMAS

Panin Sekuritas

-BBCA, CMRY dan ASII

Mirae Asset Sekuritas

-ISAT, KLBF dan UNVR

MNC Sekuritas

-BIPI, BKSL, DEWA dan RAJA

CGS International Sekuritas

-AKRA, EMAS, UNVR, ISAT, JPFA dan ADRO

BRI Danareksa Sekuritas

-BULL, MMIX dan SIMP

BNI Sekuritas

-EMAS, SRTG, BRIS, BNGA, INDY dan VKTR

Phintraco Sekuritas

-BBCA, TPIA, BULL, AKRA, TOWR dan BRIS

Disclaimer: Saham-saham yang direkomendasikan di atas mencerminkan potensi tren kenaikan berdasarkan analisis teknikal dan fundamental. Meski demikian, investor disarankan untuk tetap mencermati kondisi pasar dan melakukan analisis lebih lanjut sebelum mengambil keputusan investasi. Berita ini tidak bersifat mengajak untuk membeli produk tertentu.

error: Content is protected !!