KabarMakassar.com — Antrean panjang kendaraan yang sempat mengular di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, mulai terurai setelah pasokan Pertalite kembali masuk hingga 16 ribu liter per hari, Senin (14/9).
Pantauan di SPBU Kalampa dan SPBU Kallabirang, Kecamatan Pattallassang, menunjukkan antrean kendaraan roda dua maupun roda empat berkurang drastis dibandingkan sehari sebelumnya. Sebelumnya, antrean di sejumlah titik sempat mencapai ratusan meter.
Manager SPBU Kalampa, Basir, mengatakan pasokan Pertalite sebanyak 16 ton atau sekitar 16 ribu liter telah masuk secara bertahap untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
“Pasokan masuk subuh dini hari sebanyak 8 ton dan siang hari masuk lagi 8 ton dari depo,” ujar Basir.
Dengan tambahan pasokan tersebut, antrean kendaraan di SPBU Kalampa berangsur berkurang dan pelayanan pengisian BBM mulai berjalan lebih lancar.
Kondisi serupa terlihat di SPBU Kallabirang. Manager SPBU Kallabirang, Ilyas, mengatakan tambahan kuota Pertalite sebanyak 16 ton turut membantu mengurai antrean kendaraan.
Selain memastikan ketersediaan stok, pengelola SPBU Kallabirang juga mulai mempersiapkan penerapan sistem antrean baru berupa skema ganjil-genap.
“Rencana besok mulai berlaku sistem ganjil-genap. Hari ini kami baru membuat papan imbauan sekaligus melakukan sosialisasi kepada pengendara yang mengisi BBM,” jelas Ilyas.
Sosialisasi dilakukan agar masyarakat memahami mekanisme aturan tersebut sebelum diterapkan. Pengendara juga diminta memperhatikan informasi dan ketentuan terbaru yang disampaikan masing-masing SPBU.
Sementara itu, aparat kepolisian tetap disiagakan untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas di sekitar lokasi pengisian BBM.
Wakapolsek Pattallassang, Ipda Abdul Malik Sila, mengatakan kondisi lalu lintas di sekitar SPBU Kalampa kini jauh lebih kondusif dibandingkan sebelumnya. Antrean kendaraan yang sempat mencapai sekitar 200 hingga 400 meter mulai terurai.
“Alhamdulillah antrean panjang tidak nampak lagi. Namun, personel gabungan dari Polsek dan Polres Takalar tetap menyiagakan pengamanan di lokasi,” kata Abdul Malik.
Meski kondisi mulai membaik, masyarakat Takalar diimbau tetap tertib saat melakukan pengisian BBM dan mengikuti perkembangan aturan pelayanan yang berlaku di masing-masing SPBU.
Warga juga diminta mencermati terlebih dahulu sosialisasi mengenai rencana penerapan sistem ganjil-genap agar tidak terjadi kesalahpahaman maupun penumpukan kendaraan saat kebijakan tersebut mulai diberlakukan.













