kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Hadapi Karhutla, Polres Toraja Utara Perkuat Sinergi Lintas Sektor

Hadapi Karhutla, Polres Toraja Utara Perkuat Sinergi Lintas Sektor
Polres Toraja Utara menggelar apel siaga Karhutla (Dok: Ist)

KabarMakassar.com — Mengantisipasi ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta dampak kekeringan, Polres Toraja Utara menggelar Apel Gelar Pasukan di Lapangan Apel Polres Toraja Utara, Selasa (11/08).

Apel siaga tersebut dipimpin Kapolres Toraja Utara AKBP Yoseph Adi R. Sudrajat dan dihadiri Bupati Toraja Utara Frederick Victor Palimbong, Dandim 1414/Tana Toraja yang diwakili Danramil 1414-02 Rantepao Kapten Arh. Jandry Benyamin, Kepala BPBD Paulus Batti’, Kepala Dinas Kesehatan dr. Remen Taula’bi, Direktur Utama PDAM Moses Padsing Limbongan, serta Kasatpol PP Riantho Yusuf S.

Dalam amanat Kapolda Sulawesi Selatan yang dibacakan Kapolres Toraja Utara, ditekankan sejumlah langkah strategis yang perlu dilakukan seluruh elemen terkait untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi Karhutla dan dampak kekeringan.

Salah satu langkah utama yang ditekankan adalah deteksi dini melalui pemetaan komprehensif terhadap titik dan wilayah yang rawan terjadi kebakaran hutan dan lahan.

Selain itu, koordinasi lintas lembaga harus diperkuat melalui komunikasi intensif antarinstansi. Sinergi tersebut dinilai penting untuk mengantisipasi dampak kekeringan sekaligus mempercepat penanganan apabila terjadi kebakaran.

Upaya pencegahan juga diarahkan pada peningkatan edukasi kepada masyarakat. Sosialisasi dan penyuluhan perlu digencarkan, khususnya terkait pengolahan serta pembukaan lahan tanpa menggunakan metode pembakaran.

Aparat dan instansi terkait juga diminta merespons secara cepat setiap hotspot atau titik panas yang terdeteksi. Pengecekan langsung di lapangan perlu segera dilakukan untuk memastikan kondisi sebenarnya sehingga langkah pemadaman dapat dilakukan sedini mungkin apabila ditemukan kebakaran.

Pengawasan juga diperkuat melalui patroli dan pemantauan secara berkala. Dalam amanat tersebut turut ditekankan optimalisasi teknologi, termasuk pemanfaatan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) serta tata kelola gambut sebagai bagian dari upaya mencegah meluasnya titik panas.

Untuk mempercepat penanganan di lapangan, seluruh pihak didorong membangun posko terpadu sebagai pusat koordinasi bersama.

Sementara itu, aspek penegakan hukum juga menjadi bagian penting dalam pencegahan Karhutla. Pelaku usaha maupun perorangan yang membuka lahan dengan cara membakar dapat dikenai sanksi administratif hingga proses pidana sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Kunci keberhasilan penanganan Karhutla adalah sinergi dan kesiapan penuh. Kami meminta seluruh pihak untuk terus meningkatkan koordinasi intensif bersama instansi terkait demi memastikan Kabupaten Toraja Utara siap menghadapi Karhutla dan dampak kekeringan,” ujar Kapolres Toraja Utara saat membacakan amanat tersebut.

Apel Gelar Pasukan melibatkan prajurit Kodim 1414/Tana Toraja dan personel Polres Toraja Utara, meliputi Satlantas, Satsamapta, gabungan staf, Satreskrim, Satintelkam, dan Bhabinkamtibmas.

Selain unsur TNI-Polri, apel juga diikuti personel Satpol PP, BPBD, serta Dinas Kesehatan Kabupaten Toraja Utara.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari penguatan kesiapsiagaan lintas sektor dalam menghadapi potensi Karhutla dan dampak kekeringan di wilayah Kabupaten Toraja Utara.

Loading

error: Content is protected !!