kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

GPM Dorong Kemandirian Pangan dan Stabilitas Harga di Luwu

GPM Dorong Kemandirian Pangan dan Stabilitas Harga di Luwu
Wakil Bupati Luwu Muh. Dhevy Bijak Pawindu saat membuka GPM (dok.Ist)

KabarMakassar.com — Pemerintah Kabupaten Luwu terus mengintensifkan upaya pengendalian inflasi dan stabilisasi harga pangan dengan menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di dua titik sekaligus, yakni Lapangan Batustanduk, Kecamatan Walenrang, dan Desa Ilan Batu, Kecamatan Walenrang Barat, Kamis (18/9).

Wakil Bupati Luwu, Muh. Dhevy Bijak Pawindu yang membuka kegiatan itu mengatakan, GPM merupakan bentuk nyata keberpihakan pemerintah kepada rakyat, khususnya dalam menghadapi fluktuasi harga kebutuhan pokok.

“Dalam situasi ekonomi yang berdinamika, kenaikan harga kebutuhan pokok bisa menjadi beban bagi rakyat. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Luwu bekerja sama dengan berbagai pihak melaksanakan Gerakan Pangan Murah ini untuk memastikan masyarakat tetap dapat mengakses bahan pangan pokok dengan harga terjangkau,” ujar Dhevy.

GPM yang diselenggarakan oleh Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Luwu ini akan terus menyasar kecamatan lainnya sesuai kebutuhan masyarakat dan kondisi pasar daerah.

Dhevy menjelaskan, GPM tak hanya fokus pada harga murah, namun juga menjadi platform sinergi antara petani, pedagang, UMKM, dan masyarakat secara luas.

“Melalui gerakan seperti ini, kita juga mendorong agar produk pangan lokal semakin diminati masyarakat, sehingga memberikan manfaat ekonomi bagi petani dan UMKM di daerah,” imbuhnya.

GPM kali ini menyediakan berbagai bahan pokok dengan harga di bawah pasar, seperti beras SPHP Rp60.000 per 5 kilogram, bawang merah Rp40.000 per kilogram, bawang putih Rp30.000 per kilogram, dan minyak kita jerigen Rp100.000 per 5 liter.

Kemudian minyak kita bantal Rp15.500 per liter, gula pasir Rp17.000 per kilogram, tepung terigu Rp10.000 per kilogram, telur ayam ras Rp53.000 per rak.

Menurut Dhevy, upaya seperti ini penting untuk menjaga stabilitas ekonomi daerah dan ketahanan pangan yang inklusif.

“Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada semua pihak yang telah terlibat dalam pelaksanaan Gerakan Pangan Murah ini. Semoga kegiatan ini memberikan manfaat nyata, menjadi solusi untuk menekan inflasi, dan menjadi langkah penting menuju ketahanan pangan yang lebih kuat di Kabupaten Luwu,” pungkasnya.

error: Content is protected !!