Indeks
News  

Embarkasi Makassar Terapkan One Stop Service, CJH Lansia dan Disabilitas Dilayani Khusus

Embarkasi Makassar Terapkan One Stop Service, CJH Lansia dan Disabilitas Dilayani Khusus
Jemaah kategori lanjut usia saat mendapatkan fasilitas khusus (Dok : Ist).

KabarMakassar.com — Calon jemaah haji (CJH) kelompok terbang (kloter) pertama telah memasuki Asrama Haji Sudiang sejak pagi tadi, hari ini Kamis (01/05).

Kloter pertama dengan jemaah sebanyak 386 asal Kota Makassar tiba di Asrama Haji Makassar sekitar pukul 08.00 WITA.

Para jemaah satu persatu diarahkan ke tempat duduk masing-masing setelah sebelumnya menerima pembagian snack oleh PPIH Embarkasi Makassar.

Jemaah kategori lanjut usia (lansia) diarahkan ke tempat yang disediakan khusus di dekat pintu masuk Aula Arafah untuk menjalani pemeriksaan kesehatan, sementara perempuan usia subur juga ditempatkan terpisah untuk mengikuti tes kehamilan.

Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Makassar, Ali Yafid mengatakan jemaah lansia dan disabilitas diistimewakan dengan mendapatkan layanan khusus dari petugas.

Jemaah lansia dan disabilitas tidak perlu antri seperti jemaah lainnya, namun cukup duduk di tempat masing-masing dan petugas yang akan mengurus dan melayani segala kebutuhannya.

Selain itu, pihaknya juga menyebut bahwa penerimaan jemaah haji tahun ini diupayakan sesingkat mungkin, tanpa didahului seremoni serah terima oleh Pemerintah Daerah dan PPIH.

“Tidak ada lagi seremoni penerimaan jemaah secara resmi seperti tahun-tahun sebelumnya. Layanan diupayakan sesingkat mungkin dengan menerapkan sistem one stop service,” ungkapnya.

Menurutnya, dengan sistem ini dapat memangkas waktu pelaksanaan penerimaan jemaah karena semua layanan dilaksanakan dalam satu ruangan.

“Semua layanan jemaah dilaksanakan di Aula Arafah, mulai dari pembagian gelang identitas, pemeriksaan kesehatan, keimigrasian, pembagian paspor, hingga layanan akomodasi,” imbuhya.

Adapun layanan yang diberikan pada sistem one stop service ini diawali dengan pembagian dan pemasangan gelang identitas, pembagian lembar akomodasi untuk nomor kamar jemaah selama transit di Asrama Haji Makassar dan penyerahan living cost sebesar 750 real serta pemeriksaan kesehatan.

Seluruh tahapan layanan dilakukan sekitar 1 jam 45 menit dan setelah selesai jemaah kemudian diantar ke wisma masing-masing menggunakan bus Shalawat milik UPT Asrama Haji Makassar.

Sementara untuk koper dan barang bawaan jemaah sepenuhnya diurus oleh porter yang akan mengantarkan ke wisma jemaah menginap dengan menggunakan utility vehicle (kereta golf).

error: Content is protected !!
Exit mobile version