KabarMakassar.com — Cuaca ekstrem kembali melanda wilayah Kabupaten Jeneponto. Akibat hujan deras yang disertai angin kencang, satu unit rumah panggung milik warga di Kecamatan Binamu dilaporkan roboh dan mengalami kerusakan parah, Rabu (11/03) pagi.
Berdasarkan data dari Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Kabupaten Jeneponto, insiden ini terjadi tepatnya di Lingkungan Bontang, Kelurahan Empoang Selatan, Kecamatan Binamu sekitar pukul 07:00 WITA.
Hujan yang mengguyur sejak pagi hari disertai embusan angin kencang membuat struktur bangunan rumah panggung milik warga bernama Hamsia tidak kuat menahan beban. Akibatnya, rumah tersebut mengalami kerusakan berat hingga roboh ke tanah.
Meski kondisi rumah mengalami kerusakan parah, BPBD Jeneponto memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa nahas ini. Pemilik rumah dan anggota keluarga lainnya dilaporkan selamat.
Mendapat laporan tersebut, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Jeneponto langsung bergerak menuju lokasi kejadian untuk melakukan kaji cepat (assessment) dan pendataan kerugian.
Sebagai langkah awal untuk meringankan beban korban, pihak BPBD telah menyalurkan bantuan logistik darurat kepada keluarga terdampak.
“Tim sudah di lokasi untuk melakukan penanganan dan memberikan bantuan darurat bagi korban terdampak,” tulis laporan resmi Pusdalops BPBD Jeneponto.
Pihak BPBD Jeneponto mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya yang bermukim di daerah rawan, untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih mengintai wilayah Butta Turatea.
Masyarakat diminta segera melaporkan setiap kejadian darurat melalui Call Center atau pihak berwenang setempat agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat.














