kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Diduga Minum Racun, Tersangka Pembunuhan Istri di Mamuju Meninggal Dunia

Diduga Minum Racun, Tersangka Pembunuhan Istri di Mamuju Meninggal Dunia
Jenazah pelaku pembunuhan yang di jaga Aparat Kepolisian (Dok : Ist).

KabarMakassar.com — Tersangka kasus pembunuhan terhadap istrinya sendiri dinyatakan meninggal dunia saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara Mamuju, pada Rabu dini hari (04/06).

Hasil pemeriksaan sementara dari dokter forensik RS Bhayangkara Mamuju mengungkap adanya tanda-tanda luka serius dan zat berbahaya dalam tubuh Bidin (47), tersangka kasus pembunuhan terhadap istrinya, Mardina.

Bidin dinyatakan meninggal dunia pada Rabu dini hari, usai menjalani perawatan di rumah sakit Bhayangkara.

Dokter forensik AKBP dr. Maulidan menjelaskan, pemeriksaan luar terhadap jenazah menunjukkan adanya luka-luka yang berpotensi menyebabkan kematian. Selain itu, uji urine juga menemukan adanya kandungan zat beracun dalam tubuh korban.

“Dari pemeriksaan luar, kami menemukan tanda-tanda luka serius. Sementara dari hasil tes urine, terdeteksi adanya zat berbahaya dalam tubuh. Namun, kami belum bisa menyimpulkan penyebab pasti kematian, karena masih menunggu hasil pemeriksaan lanjutan,” ujar dr. Maulidan, Rabu (04/06).

Bidin sebelumnya diperiksa oleh penyidik Polresta Mamuju pada Selasa malam (03/06) setelah mengaku membunuh istrinya. Namun, karena kondisi fisik melemah dan pengakuannya telah menenggak racun pertanian, penyidik membawanya ke RS Bhayangkara sekitar pukul 22.00 WITA.

Usai dirawat dan diperiksa selama empat jam, tersangka dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 04.00 WITA. Selain mengaku minum racun, Bidin juga sempat diamuk massa sebelum diamankan oleh ke Polresta Mamuju.

Pihak keluarga tersangka kini meminta dilakukan autopsi penuh untuk memastikan penyebab kematian secara pasti.

“Pemeriksaan mendalam masih kami lakukan. Hasilnya akan kami sampaikan setelah proses autopsi selesai,” tambah dr. Maulidan.

Kasus ini masih dalam penanganan Polresta Mamuju sambil menunggu hasil resmi dari tim forensik untuk memastikan penyebab kematian tersangka.

error: Content is protected !!