KabarMakassar.com — Provinsi Sulawesi Selatan bersiap menjadi tuan rumah puncak peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 dan Hari Ulang Tahun (HUT) Dekranas ke-46 yang akan berlangsung pada 9-12 Juli 2026. Pelindung TP PKK Pusat sekaligus Ketua Umum Dekranas, Selvi Ananda Gibran, dijadwalkan menghadiri rangkaian kegiatan nasional tersebut bersama rombongan Solidaritas Perempuan untuk Indonesia (Seruni), para Ketua TP PKK, dan Ketua Dekranasda dari seluruh Indonesia.
Rangkaian kegiatan dipusatkan di dua lokasi di Kota Makassar, yakni Hoetel Claro dan Trans Studio Mall dengan mengusung tema “Kuatkan 10 Program Pokok, Laksanakan Astacita, Wujudkan Indonesia Emas 2045” untuk HKG PKK serta “Cipta Kriya Berkelanjutan, Perajin Mendunia” untuk HUT Dekranas.
Agenda tersebut juga diarahkan untuk memperkuat pemberdayaan UMKM, promosi wastra Nusantara, serta meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan.
Staf Ahli TP PKK Sulsel, Melani Simon Jufri, mengatakan Sulawesi Selatan telah memulai sejumlah rangkaian kegiatan menjelang acara puncak HKG PKK, termasuk vaksinasi HPV dan pemeriksaan mammografi. Puncak rangkaian kegiatan akan dimulai pada 9 Juli dengan berbagai kegiatan lainnya.
“Alhamdulillah Sulsel ditunjuk menjadi tuan rumah rangkaian agenda nasional yaitu HKG PKK dan HUT Dekranas 2026 yang tentunya rangkaian acara untuk HKG sendiri itu sudah dimulai. Adapun kemarin kegiatan pemberian vaksin HPV dan mammografi, dan kemudian pada saat tangal 9 Juli itu dimulai rangkaian HKG itu dengan cek kesehatan gratis (CKG), pembagian 1.000 kacamata gratis, pemecahan rekor muri pemberian tablet MMS untuk ibu hamil, pameran UMKM di Hotel Claro, dan berbagai kegiatan lainya,” ujar Melani, Senin (29/6).
Ia menjelaskan, pada 10 Juli, Pemerintah Provinsi Sulsel akan menggelar malam ramah tamah di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel yang juga dihadiri Selvi bersama seluruh Ketua TP PKK dan Dekranasda se-Indonesia.
“Tanggal 10 malam akan ada malam ramah tamah di Rujab Gubernur yang akan dihadiri oleh Ibu Wapres dan seluruh Ketua PKK dan Dekranasna seluruh Indonesia,” kata Melani.
Kemudian, lanjut Melani, pada 11 Juli masyarakat juga dapat mengikuti Jalan Sehat Anti Mager dan Festival Kuliner yang digelar di kawasan depan Rumah Jabatan Gubernur Sulsel dan Lapangan Hasanuddin. Berbagai hadiah disiapkan, mulai dari paket umrah, mobil listrik, sepeda motor hingga bantuan bagi 1.000 pelaku UMKM.
“Tanggal 11 Juli pagi akan ada Jalan Sehat Anti Mager dan Festival Kuliner yang akan dilaksanakan di depan Rujab Gubernur dan Festival Kulier di Lapangan Hasanuddin yang akan menghadirkan berbagai kuliner khas dari Sulsel,” jelasnya.
Ia menambahkan, puncak peringatan HKG PKK Nasional akan berlangsung di hari yang sama di Hotel Claro Makassar dengan estimasi sekitar 2.000 peserta. Selvi Ananda Gibran bersama rombongan Seruni dan pengurus pusat dijadwalkan menghadiri kegiatan tersebut.
Sementara itu, Staf Ahli Dekranasda Sulsel, Sukarniaty Kondolele, mengatakan pameran kriya dan wastra menjadi salah satu agenda utama dalam HUT Dekranas tahun ini. Panitia menyiapkan ratusan stan yang diisi Dekranasda provinsi dan kabupaten/kota, kementerian/lembaga, serta mitra UMKM binaan Bank Indonesia dan Bank Sulselbar.
“Di samping acara puncak, ada beberapa rangkaian kegiatan. Ada pameran tematik wastra dan kriya. Panitia menyiapkan 200 stan yang akan diisi seluruh Indonesia. 158 untuk Dekranasda kabupaten/kota di luar Sulsel, kementerian/lembaga, ada juga mitra dari UMKM binaan Bank Indonesia dan Bank Sulselbar,” ujarnya.
Ia menjelaskan, desainer tenun asal Sulawesi Selatan juga diberikan ruang untuk mempromosikan hasil karya mereka kepada peserta dari seluruh Indonesia. Selama empat hari penyelenggaraan, area pameran juga akan diisi workshop, seminar, talkshow, dan berbagai forum kolaborasi antardaerah.
“Ada juga stan yang diisi oleh desainer olah tenun dari Sulsel. Kita berikan kesempatan kepada mereka dengan pertimbangan bahwa itu adalah momentum bagi desainer Sulsel untuk memperlihatkan, mempromosikan bahwa Sulsel juga punya banyak wastra dan kriya yang dimiliki,” tuturnya.
“Ada juga panggung kami siapkan di area pameran yang akan diisi berbagai agenda. Banyak hal yang kita siapkan di situ agar bisa memberikan manfaat bagi kegiatan ini, jadi tidak semata-mata pameran saja tapi bisa terjadi transaksi knowledge atau bahkan terjalin kerja sama antar daerah,” imbuhnya.
Sukarniaty mengatakan, puncak HUT Dekranas pada 10 Juli juga akan dibuka langsung oleh Selvi Ananda Gibran yang juga akan meresmikan pembukaan pameran nasional. Sementara penutupan resmi rangkaian kegiatan dijadwalkan dilakukan Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian pada 11 Juli.
Ia menambahkan, Sulawesi Selatan memanfaatkan momentum sebagai tuan rumah untuk memperkenalkan potensi daerah, mulai dari produk kriya dan wastra hingga sektor pariwisata. Menurutnya, penyelenggaraan agenda nasional ini diharapkan mampu memberikan nilai tambah bagi promosi daerah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi melalui sektor UMKM dan ekonomi kreatif.
“Konsep secara keseluruhan dibuat seederhana mungkin tapi substansinya kita ingin semua sesuai yang diharapkan. Kita harap momentum Sulsel yang menjadi tuan rumah tidak kita sia-siakan, tentu kita harus menangkan satu nilai lebih yang bisa memposisikan Sulsel lebih dilihat secara nasional,” pungkas Sukarniaty.













