KabarMakassar.com — Peristiwa kebakaran terjadi di lingkungan Balang, Kelurahan Balang Toa, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, Provinsi Sulsel.
Insiden kebakaran yang diperkirakan terjadi pada pukul 18.30 WITA tersebut dilaporkan menimpa tiga rumah panggung milik warga.
” Sarintang (56), Muh Tahir Empo (41), Molla (80),” ucap Kapolsek Binamu, AKP Sukhardi melalui keterangan tertulisnya, Selasa (9/7).
Berdasarkan keterangan saksi, Resmianto, ihwal insiden ini bermula saat dirinya ingin melintas di gang rumah korban bernama Sarintang. Saat itu, Ia melihat percikan api pertama kali muncul dari kediaman Sarintang,.
Melihat Kobaran api yang cukup besar dan asap yang sudah membumbung tinggi ke udara membuat saksi panik dan langsung berteriak histeris memanggil pertolongan warga sekitar.
Sarintang yang baru menyadari bahwa rumahnya sudah terbakar saat mendengar teriakan warga langsung menghentikan sholat maghribnya dan menyelamatkan diri dari amukan si jago merah.
“Tolong Nia pepe…pepe…_ (Tolong ada api), pada saat itu, Sarintang langsung keluar meninggalkan rumahnya karena api sudah membesar,”jelasnya.
Berbekal alat seadanya, warga pun berupaya keras memadamkan api, namun kobaran api yang kian membesar, membuat kewalahan warga dan akhirnya, api menjalar ke rumah Muh Tahir Empo yang letaknya berada di depan rumah Sarintang.
Tak lama kemudian, kobaran api yang meluas kembali menjalar ke rumah Molla hingga akhirnya menghanguskan ketiga rumah tersebut. Api baru baru dapat dipadamkan setelah tiga unit mobil pemadam kebakaran tiba dilokasi sekitar pukul 18.40 Wita.
” Sekitar Pukul 20.00 Wita, Api dapat dipadamkan oleh Petugas Pemadam kebakaran di bantu warga setempat dan personil TNI-Polri,” terang Kapolsek.
Akibat kejadian ini, satu unit sepeda motor milik Sarintang hangus terbakar. Meski tak ada korban jiwa kebakaran ini mengakibatkan total kerugian materil yang ditaksir senilai ratusan juta rupiah.
“Dari total kerugian materil ketiga korban, Kami menaksir jumlahnya mencapai Rp 350 juta,” imbuhnya.
Kapolsek juga menerangkan bahwa kebakaran ini diduga dipicu karena adanya arus pendek (kosleting). Tapi, untuk memastikan hal tersebut, pihaknya akan segera melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
” Diduga penyebab kebakaran ini terjadi karena arus pendek (kosleting),” pungkasnya.














