kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Cegah Timbulnya Korban Bencana Alam, Begini Upaya Polsek Saluputti

Cegah Timbulnya Korban Bencana Alam, Begini Upaya Polsek Saluputti
Personil Bhabinkamtibmas Polsek Saluputti mendatangi lokasi retakan dan rawan tanah longsor.

KabarMakasar.com — Curah hujan sepekan terakhir mengguyur wilayah Kabupaten Tana Toraja menyebabkan retakan dan berpotensi longsor di Issong Dusun Lameme Lembang Maroson Kecamatan Saluputti, Kabupaten Tana Toraja, Kamis (25/4).

Mengetahui hal tersebut, personil Bhabinkamtibmas Polsek Saluputti dengan sigap mendatangi lokasi retakan dan rawan tanah longsor tersebut.

Kapolsek Saluputti, Agus Lallo menyampaikan, untuk mengantisipasi adanya korban jiwa dalam hal ini pihak kepolisian langsung mendatangi dan memberikan himbauan kepada masyarakat di sekitar lokasi agar selalu waspada apabila terjadi hujan deras segera mengungsi ketempat yang lebih aman.

“Sesuai arahan pimpinan kami dalam hal ini bapak Kapolres Tana Toraja, kami melakukan pemantauan dan pengecekan lokasi yang di duga akan mengalami bencana longsor dimana pemukiman warga ditemukan retakan dibeberapa titik,” jelasnya.

Olehnya itu, dirinya menghimbau kepada warga agar tetap waspada dan apabila hujan deras lebih baik mengungsi ketempat yang lebih aman guna mencegah terjadinya hal-hal yang tidak di inginkan.

Berdasarkan hasil pemantauan Kapolsek bersama anggotanya, diketahui sejak sepekan terakhir sudah dua kali terjadi retakan dan pergeseran tanah ditempat tersebut dan terdapat beberapa rumah warga yang terdampak.

Sementara itu, berdasarkan data BMKG bahwa curah hujan pada bulan April 2024 akan terus meningkat, menanggapi hal tersebut, Kapolres Tana Toraja AKBP Malpa Malacoppo menghimbau seluruh elemen masyarakat agar tetap waspada dan berhati dalam menghadapi cuaca ekstrim saat ini.

“Apabila hujan deras sebaiknya menunda perjalanan, dan jika disekitarnya ada tanda – tanda retakan lahan sebaiknya mengungsi ditempat aman guna mencegah terjadinya korban jiwa dan melaporkan kepada aparat pemerintah, TNI dan Kepolisian setempat atau menghubungi call center 110,” himbau Kapolres.

error: Content is protected !!