KabarMakassar.com — Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) dari 24 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan menggelar Technical Meeting di BSI UMKM Center, Jalan Sungai Saddang, Makassar, Sabtu (05/07).
Pertemuan ini merupakan langkah awal dalam mempersiapkan pelaksanaan program Gerakan 1.000 Titik Masjid dan Kampung Thayyiban.
Program ini bertujuan menghidupkan kembali peran masjid sebagai pusat peradaban Islam, tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai sentra kegiatan sosial, pendidikan, ekonomi, hingga pengembangan pemerintahan, sebagaimana fungsi masjid di era Rasulullah SAW.
Peran itulah yang diharapkan kembali dilakukan pada program kolaborasi yang dilaksanakan oleh BKMT se-Sulsel.
Program kolaboratif yang melibatkan BKMT se-Sulsel ini dirancang untuk menghasilkan sejumlah capaian nyata, di antaranya:
- Pembinaan 40 masjid dan 40 kelompok majelis taklim
- Pendampingan 10 masjid yang menaungi pelaku UMKM
- Penerapan sistem manajemen masjid berbasis digital
- Pembentukan kelompok UMKM masjid yang mengelola keuangan secara digital
Dalam pelaksanaannya, BKMT Sulsel menggandeng Bank Syariah Indonesia (BSI) dan mitra pendukung seperti Kurir Langit sebagai pendamping dalam proses digitalisasi dan pemberdayaan ekonomi umat.
