KabarSelatan.id — Cuaca buruk dengan intensitas hujan tinggi mengakibatkan banjir di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan.
Kepala Seksi Kedauratan (Kasi) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jeneponto Mus Muliadi mengatakan banjir terjadi di poros Jeneponto-Bantaeng
" Air setinggi 20 cm menggenangi jalan yang berlokasi di Kampung Paceko, Kelurahan Balang, Kecamatan Binamu," ujarnya. Minggu (20/2).
" Banjir juga turut rendam beberapa rumah di Jalan Abdul Jalil Sikki, Romanga dengan ketinggian air 50 cm," sebutnya.
Tak hanya itu, dampak banjir juga terjadi di Kecamatan Bangkala.
" Air setinggi 1 meter merendam jalan poros Jeneponto-Takalar tepatnya di Paccelanga, mengakibatkan kemacetan lalu lintas karena jalan sudah tidak bisa dilalui kendaraan dan terjadi pemadaman listrik,"jelasnya.
Hingga pukul 21.00 WITA masih terjadi hujan di beberapa lokasi.
Berdasarkan data BMKG memprediksi cuaca ekstrim bakal terjadi tiga hari kedepan.
" Potensi hujan sedang dan lebat disertai kilat petir dan angin kencang diprediksi terjadi pada 20 hingga 23 Februari 2022," kata Mus Muliadi.
Dijelaskannya, pihak BPBD Jeneponto hingga kini telah menerjunkan anggota Pusdal Ops untuk melakukan pemantauan di beberapa wilayah melalui seluler dan media sosial serta laporan masyarakat.
"Seluruh anggota TRC diminta untuk tetap siaga dan standby di posko terpadu mengingat peringatan dini yang disampaikan BMKG," ungkapnya.
Meski demikian, pihaknya meminta kepada seluruh lapisan masyarakat agar tetap siap siaga dan waspada.
"Diminta tetap memantau situasi dan informasi terkini dari pihak terkait. Semoga kita semua tetap dalam lindungan Allah SWT," pungkasnya.













