KabarMakassar.com – Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin (Appi) mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya kepada oknum yang mengklaim dapat meloloskan calon peserta didik dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 melalui jalur tertentu dengan imbalan uang atau bentuk keuntungan lainnya.
Menurut Appi, Pemerintah Kota Makassar berkomitmen menjaga integritas pelaksanaan SPMB sehingga praktik percaloan maupun titip-menitip tidak memiliki ruang dalam proses penerimaan siswa baru.
“Jangan lagi percaya calo-calo. Silakan datang langsung ke sekolah jika ada yang ingin ditanyakan atau ada hal yang belum dipahami. Semua sudah disiapkan kanal pengaduan dan pelayanan informasi,” tegas Appi.
Ia menekankan seluruh tahapan seleksi harus mengedepankan asas keadilan dan dilaksanakan sesuai aturan yang berlaku tanpa intervensi dari pihak mana pun.
Appi mencontohkan, jangan sampai calon peserta didik yang memiliki hak berdasarkan ketentuan justru gagal diterima karena kalah oleh pihak yang memperoleh perlakuan khusus.
“Misalnya ada yang rumahnya hanya berjarak 200 meter dari sekolah tetapi tidak diterima, sementara yang rumahnya 2 kilometer justru diterima karena ada kedekatan tertentu,” ujarnya.
Menurutnya, kondisi seperti itu tidak boleh terjadi karena akan mencederai prinsip pemerataan akses pendidikan dan menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap sistem penerimaan siswa baru.
“Hal seperti itu tidak boleh terjadi. Kita ingin memastikan keadilan benar-benar dirasakan masyarakat,” kata Appi.
Pemerintah Kota Makassar pun mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan jalur informasi resmi yang telah disediakan sekolah maupun Dinas Pendidikan apabila membutuhkan penjelasan terkait proses pendaftaran dan verifikasi SPMB 2026.













