KabarMakassar.com — Pemerintah Kota Makassar mengambil langkah tegas terhadap maraknya praktik parkir liar di kawasan Lorong dan Terowongan Mall Panakkukang (MP) yang semakin meresahkan warga serta memicu kemacetan panjang.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin (Appi), meminta dilakukan penertiban total terhadap juru parkir (jukir) liar yang setiap hari menguasai bahu jalan dan kembali beraktivitas begitu petugas meninggalkan lokasi.
Situasi tersebut menjadi sorotan dalam pertemuan antara Appi dan jajaran Polsek Panakkukang yang dipimpin Kapolsek Kompol Ema Ratna di Balai Kota, Kamis (11/12).
Menurut Appi, kekacauan arus lalu lintas di sekitar terowongan, Jalan Adiyaksa, dan area MP Boulevard sudah berlangsung lama dan belum tertangani secara tuntas.
“Saya konsen satu hal di Kecamatan Panakkukang, MP Boulevard dan sekitarnya: masalah parkir. PD Parkir dan Dishub sudah turun ke lokasi, tapi begitu mereka pergi, jukir datang lagi. Itu yang membuat kawasan itu tidak tertib,” tegasnya.
Appi menilai para jukir liar tidak menunjukkan rasa takut terhadap penindakan, sehingga praktik memanfaatkan bahu jalan terus berulang dan menimbulkan kemacetan setiap hari. Ia juga menyoroti praktik parkir pegawai mall yang memilih area terlarang seperti bawah terowongan, memperparah keruwetan lalu lintas.
Karena itu, ia meminta pihak pengelola mall mengambil langkah konkret, termasuk menutup akses pintu dari terowongan agar tidak lagi dijadikan alasan untuk parkir ilegal.
“Saya sudah sampaikan ke pihak mal. Akses pintu dari terowongan ditutup saja. Kalau tidak ada akses, tidak ada alasan orang parkir di situ,” katanya.
Selain jukir liar, Appi turut menyoroti keberadaan ojek online (ojol) yang menunggu penumpang di pinggir jalan sehingga mempersempit ruang lalu lintas. Ia berencana meminta mall menyiapkan jalur khusus bagi ojol agar aktivitas mereka tidak mengganggu jalan umum.
“Termasuk soal tarif khusus pegawai supaya mereka tidak pilih parkir di luar,” ujarnya.
Appi berharap kolaborasi lintas sektor, khususnya antara Pemkot, kepolisian, PD Parkir, dan Dinas Perhubungan, dapat menghasilkan perbaikan signifikan sehingga kawasan pusat perbelanjaan terbesar di Makassar itu tidak lagi menjadi titik kemacetan akibat parkir liar.
Menanggapi hal tersebut, Kapolsek Panakkukang Kompol Ema Ratna menegaskan komitmen kepolisian untuk menindaklanjuti arahan Wali Kota.
“Kami akan berkoordinasi dengan semua pihak terkait, menjaga terowongan agar tetap lancar dan tidak macet,” tutupnya.














